Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

Arsip untuk Januari, 2009

Kumpulan Artikel : Catatan Atas Kaidah Sesat Ikhwanul Muslimin : “Tolong-menolong dalam Kesepakatan dan Toleransi dalam Perselisihan”

Posted by Abahnya Kautsar pada 28 Januari 2009

Kumpulan Atikel : Catatan Atas Kaidah Sesat Ikhwanul Muslimin : “Tolong-menolong dalam Kesepakatan dan Toleransi dalam Perselisihan”

“Ikhtilaafu ummati rahmah” (perselisihan ummatku adalah rahmat). Itulah sebuah ungkapan yang dianggap sebagai sabda nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Padahal, tidak ada satu pun karya tulis hadits yang memuat ungkapan seperti itu. Seandainya ada, derajatnya dha’if (lemah).

Ironisnya, ungkapan tersebut kerap digunakan sebagai dasar sebagai pembenaran berbagai perbedaan alias perselisihan yang terjadi di dalam ummat ini. Sungguh mengherankan anggapan sebagian kalangan bahwa perselisihan adalah rahmat. Bukankah Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman :

“Tetapi mereka senantiasa berselisih, kecuali orang-orang yang dirahmati oleh Rabb-mu.” (Huud :118-119).

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel Islami, Kumpulan Artikel, Manhaj | 1 Komentar »

Penutup : Koreksi Kaidah Ikhwanul Muslimin

Posted by Abahnya Kautsar pada 28 Januari 2009

Penutup

Dalam pembahasan ini, tidaklah saya berkehendak untuk menyebutkan beberapa bentuk pengamalan yang nampak dari kaidah ini, yang mana akan menyingkap dengan teramat jelasnya, pemahaman kaidah ini menurut mereka, dan sejauh mana mereka bisa menyelaraskannya atau sejauh mana penyimpangan mereka dari Al Qur’an dan As Sunnah, dan ini semua karena besarnya harapan saya terhadap mereka yang berpendapat dengan kaidah ini untuk kembali kepada kebenaran yang sebenarnya.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel Islami, Manhaj | Tinggalkan sebuah Komentar »

Pendapat Beberapa Ulama dalam menyikapi Kaidah ini (5)

Posted by Abahnya Kautsar pada 28 Januari 2009

Pasal

Fatwa Al Lajnah Ad Daimah Lil Buhuts Al ‘Ilmiyah wal Ifta’[1] seputar ta’awun dengan beberapa Jama’ah

Soal yang dihadapkan , demikian bunyinya [2] : Berdasarkan firman Allah ta’ala : -

{ وَ تَعَاوَنُوْا عَلىَ البِرِّ وَ التَّقْوَى وَ لاَ تَعَاوَنُوْا عَلىَ الإِثْمِ وَ العُدْوَانِ }

” Dan tolong menolonglah kalian diatas kebajikan dan ketaqwaan dan janganlah kalian saling tolong menolong diatas perbuatan dosa dan permusuhan “

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel Islami, Manhaj | Tinggalkan sebuah Komentar »

Pendapat Beberapa Ulama dalam menyikapi Kaidah ini (4)

Posted by Abahnya Kautsar pada 28 Januari 2009

Pasal

Pendapat ‘Allamah Syam Al Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al Albani

Beliau – hafidhzohullah – berkata dalam koreksi beliau terhadap yang menyuarakan kaidah ini : ” Mereka inilah sesungguhnya yang pertama kali menyelisihi kalimat ini, sedangkan kami tidak mergukan bahwa baris pertama dari kalimat ini adalah kalimat yang benar, yaitu ( Kita saling tlong menolong diatas yang telah kita sepakati bersama )

Kalimat yang pertama –tiada lain – manifestasi dari firman –Nya ta’ala :

{ وَ تَعَاوَنُوْا عَلىَ البِرِّ وَ التَّقْوَى }

” Dan kalian tolong menolonglah diatas kebajikan dan ketaqwaan “

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel Islami, Manhaj | Tinggalkan sebuah Komentar »

Pendapat Beberapa Ulama dalam menyikapi Kaidah ini (3)

Posted by Abahnya Kautsar pada 28 Januari 2009

Pasal

Pendapat Al ‘Allamah Muhammad Ash Sholeh Al ‘Utsaimin

Beliau berkata –hafidhzohullah- : ” Adapun perkataan mereka ( Kita bersatu diatas segala yang telah kita sepakati ), ini perkataan yang benar, adapun perkataan mereka ( Dan antara kita satu sama lainnya saling memberikan udzur kelapangan dalam perkara yang kita perselisihkan ), mesti dicermati terlebih dahulu : -

Jikalau perkara itu suatu yang memang diperbolehkan adanya ijtihad, maka sepantasnya untuk saling memberi udzur satu sama lainnya, akan tetapi pula jangan sampai hati-hati kita saling berselisih dikarenakan perselisihan ini.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel Islami, Manhaj | Tinggalkan sebuah Komentar »

Pendapat Beberapa Ulama dalam menyikapi Kaidah ini (2)

Posted by Abahnya Kautsar pada 28 Januari 2009

Pasal

Pendapat Samahatusy Syaikh Al ‘Allamah Al Mufti ‘Abdul ‘Azis bin Baaz

Beliau berkata – hafidhzohullah – : ” Benar, suatu kewajiban untuk tolong menolong dengan yang telah kita sepakati berupa penegakan kebenaran, da’wah kepada kebenaran itu, memperingatkan segala yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya. Adapun memberikan udzur kelapangan antara kita satu sama lainnya dalam masalah yang kita perselisihkan, maka tidak secara mutlak penerapannya, melainkan mestilah dicermati terlebih dahulu. Jikalau masalah itu termasuk dalam masalah ijtihadiyah yang dalilnya masih tersamarkan, maka yang wajib adalah menghindari pengingkaran antara satu sama lainnya, namun masalah yang menyelisihi al Qur’an dan As Sunnah maka yang menjadi keharusan adalah mengingkari semua yang menyelisihi nash syara’ dengan hikmah dan teguran yang santun, berdialog dengan cara yang baik, sebagai realisasi firman Allah ta’ala :

{ وَ تَعَاوَنُوْا عَلىَ البِرِّ وَ التَّقْوَى وَ لاَ تَعَاوَنُوْا عَلىَ الإِثْمِ وَ العُدْوَانِ }

” Dan tolong menolonglah kalian dalam kebajikan dan ketaqwaan dan janganlah kalian tolong menolong dlam perbuatan dosa dan permusuhan “ – Al Ma’dah : 2 –

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel Islami, Manhaj | Tinggalkan sebuah Komentar »

Pendapat Beberapa Ulama dalam menyikapi Kaidah ini

Posted by Abahnya Kautsar pada 28 Januari 2009

Pendapat Beberapa Ulama dalam menyikapi Qaidah ini

Pasal

Maksud dari perkataan Al ‘Allamah As Sa’di

Mungkin sebagian orang yang menjumpai perkataan Al ‘Allamah Asy Syaikh ‘Abdurrahman As Sa’di dalam Kitab beliau ” Al Munadhzorat Al Fiqhiyah “, menyangka bahwa beliau menjalankan kaidah ini secara mutlak ! Dan persangkaan seperti ini tidaklah tepat, sebagaimana akan kami jelaskan nantinya –insya Allah –

Berkata Asy Syaikh – rahimahullah – dalam meyampaikan beberapa faidah seputar penulisan masalah-masalah khilafiyah menurut alur munadhzorat :-

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel Islami, Manhaj | Tinggalkan sebuah Komentar »

Tidak tercapainya Persatuan di antara kaum muslimin

Posted by Abahnya Kautsar pada 21 Januari 2009

Pasal

Tidak tercapainya Persatuan di antara kaum muslimin

Akankah tercapai kesepakatan dan persatuan dengan sebab kaidah ini, saling memberikan kelapangan udzur satu sama lainnya pada setiap yang diperselisihkan ?

Sedikitpun tidak akan tercapai, dimana tidak akan tercapai persatuan dan kesepakatan kecuali dengan kembali kepada Al Qur’an Al Hadi –yang membawa petunjuk–

Allah tabaraka ta’ala berfirman :

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel Islami, Manhaj | Tinggalkan sebuah Komentar »

Download Kumpulan Font Arabic

Posted by Kautsar pada 12 Januari 2009

arabic-box

Anda sering menulis arab di komputer anda sedangkan font yang ada sangat minim?

Alhamdulillah kemudahan dari Allah ta’ala kami dapat menghadirkan untuk anda font-font Arabic yang bisa anda download dan manfaatkan.

Catatan :

Font hanya akan bekerja/tampil dalam tulisan arabic hanya dalam Windows Arabic. Silakan install terlebih dahulu dalam komputer Anda.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel Islami, Lain-lain | 28 Komentar »

Download Gambar 3D Masjid Nabawi

Posted by Abahnya Kautsar pada 12 Januari 2009

Bismillah…

Berikut adalah gambar 3 dimensi masjid nabawi. Rasakan bahwa kita sedang disana, melihat sekitar masjid nabawi dari beranda, dari menara, dari hotel sekitar masjid, bahkan dari dalam masjid itu sendiri, satu kata terucap : “Subhanallah…” sambil aku berdo’a semoga kita dimudahkan untuk menuju kesana, aamiin.

Gambar-gambar ini sudah dalam ekstensi .exe, untuk bisa melihatnya dengan cara Double Click gambar. Silakan bereksplorasi melihat keindahan masjid nabawi, anda bisa memutar 180 derajat dan juga 360 derajat.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel Islami, Lain-lain | Bertanda: , , , , , , , , | 22 Komentar »

Kaidah ini akan Mempersempit ruang gerak Seorang Ahlus Sunnah

Posted by Abahnya Kautsar pada 8 Januari 2009

Pasal

Kaidah ini akan Mempersempit ruang gerak Seorang Ahlus Sunnah

Dalam mengamalkan kaidah ini – terlebih jikalau diterpakan terhadap seseorang yang tidak mau menerima nasihat, dan tidak dapat dicegah dari kesalahan yang ia perbuat, ataukah bid’ah dan kesesatannya – , akan menjadi sebab dalam menggugurkan salah satu landasan utama yang merupakan pegangan Ahlus Sunnah, yaitu : berlepas diri dari para ahlul bid’ah, menghilangkan balasan yang syar’i yang layak bagi mereka berupa al hajru – pengisolasian – , bahkan penerapan kaidah ini akan menyia-nyiakan seorang sunni yang mampu memilah –antara yang haq dan batil, pen -.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel Islami, Manhaj | Tinggalkan sebuah Komentar »

Kaidah ini berseberangan dengan perintah Allah

Posted by Abahnya Kautsar pada 7 Januari 2009

Pasal

Kaidah ini berseberangan dengan perintah Allah

Pengamalan kaidah ini dalam kisaran perpedaan pendapat dan perselisihan, dimana memberikan udzur bagi setiap penyelisih untuk berpegang dengan pendapat ia yang syadz – ganjil -, pandangan ia yang fasad serta keyakinannya yang menyesatkan, bukanlah suatu yang diperintahkan oleh syara’, bahkan ini bertentangan dengan perintah syara’ yang mewajibkan untuk merujuk kepada Al Qur’an dan As Sunnah ketika berselisih dan berbeda pendapat, hingga syara’ yang menentukan hukumnya diantara semua yang dipersilishkan oleh kaum manusia, dan kesemuanya berada diatas jalan yang lurus dan agama yang kokoh. Inilah yang merupakan suatu kewajiban, menjadikan firman Allah dan sabda Rasul-Nya sebagai dasar pijakan dan yang terdepat yang mesti diikuti, adapun selain friman Allah dan Rasul-Nya, maka tidak boleh dijadikan dasar pijakan sama sekali.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel Islami, Manhaj | Tinggalkan sebuah Komentar »

Membuka lebar-lebar setiap jalan yang ditutup oleh Syara’

Posted by Abahnya Kautsar pada 7 Januari 2009

Pasal

Membuka lebar-lebar setiap jalan yang ditutup oleh Syara’

Allah – ‘azza wajalla – telah menyebutkan jalan-Nya yang lurus, dan menjelaskannya sangat sempurna, dan memberikan tuntunan dengan sebaik-baiknya tuntunan, dan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam telah pula menyempurnakan penjelasan dan hujjah tersebut.

Maka hanya ada pilihan antara jalan yang lurus ataukah jalan-jalan yang berkelok-kelok. Allah ta’ala berfirman :

{ وَ أَنَّ هَذَا صِرَاطِيْ مُسْتَقِيْماً فَاتَّبِعُوْهُ وَ لاَ تَتَّبِعُوْا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيْلِهِ }

” Dan inilah jalan-Ku yang lurus, maka kalian ikutilah dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan lainnya yang akan menjadikan kalian tercerai berai dari jalan-Nya “ – Al An’am : 153 –

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel Islami, Manhaj | Komentar Dimatikan

Kaidah ini akan lebih memperlebar perpecahan dan perselisihan

Posted by Abahnya Kautsar pada 7 Januari 2009

Pasal

Kaidah ini akan lebih memperlebar perpecahan dan perselisihan

Mengamalkan kaidah ini dengan memberikan udzur bagi setiap yang berselisih secara mutlak, akan menambah perpecahan ummat dan sebagai sebab terbagi-baginya madzhab-madzhab islam, pandangan hidup dan keyakinan.

Kaidah seperti ini sama sekali tidak akan mencegah sumber perpecahan, melainkan akan menambahnya, selama yang berselisih tetap diberikan udzur.

Sedangkan syari’at islam , diturunkan sesungguhnya untuk mencegah semua factor-faktor yang menimbulkan perpecahan, agar supaya kaum manusia menjadi ummat yang satu.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel Islami, Manhaj | Tinggalkan sebuah Komentar »

Pintu Keburukan yang terbuka lebar

Posted by Abahnya Kautsar pada 7 Januari 2009

Pasal

Pintu Keburukan yang terbuka lebar

Seandainya kita menerima konsukuensi dari kaidah ini, kita akan memberikan udzur bagi setiap yang menyelisihi !Dan kita akan membenarkan setiap bid’ah dan kesesatan !!

Dan semua kesalahan akan berkesinambungan satu sama lainnya, dan memberikan udzur pada beberapa kesalahan –pada awalnya – yang dianggap enteng, hingga akhirnya setelah itu menuju pada kesalahan yang berat.

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah : ” Dan sesungguhnya bid’ah yang pertama kali nampak adalah bid’ah yang remeh, dan ketika yang menegakkan cahaya nubuwwah semakin melemah maka bid’ah pun akan semakin menjadi kuat ” [1]

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel Islami, Manhaj | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 137 pengikut lainnya.