Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

Ternyata Air Dispenser Tidak Baik Buat Kesehatan

Posted by Abahnya Kautsar pada 18 Juli 2012

Dimulai dari sebuah diskusi di facebook dengan salah seorang teman yang pernah sekolah di sekolah kesehatan, ia bilang bahwa air dispenser tidak bagus buat kesehatan kecuali dispenser yang materialnya dari stainless steel. Penasaran dengan hal ini, karena kami adalah pengguna dispenser, mulailah dengan pencarian dengan kata kunci “Bahaya Dispenser“, berjajar artikel tentang bahaya dispenser, akan tetapi kebanyakan artikelnya adalah bahaya dispenser ketika sedang dipanaskan dan diletakkan tidak jauh dari jangkauan anak kecil. Selain itu artikel lainnya yaitu tentang tips-tips merawat dispenser.

Contohnya artikel yang berjudul Awas, ‘’Bahaya Mengintai Di Balik Dispenser’’ yang lebih tepatnya adalah berjudul ‘’Awas, Bahaya Sengatan Listrik Dimana-mana’’ karena isinya hanya tips-tips merawat dispenser terutama tips menjaga dan selalu merawat kabel dispenser yang mengarah ke colokan, karena mungkin saja kabelnya telah aus atau dimakan tikus sehingga ketika kabel itu tersentuh lantai dan lantainya tergenang air maka bisa jadi akan menjadi penghantar arus listrik. Dan memang benar hal itu berbahaya, akan tetapi bukan bahaya itu yang kami ingin ketahui lebih lanjut.

Ada juga satu artikel yang juga menarik tentang tips-tips mencegah galon menjadi sarang bakteri, yang tentu tidak baik bagi kesehatan jika kita menggunakannya dalam waktu yang lama.

Bersihkan Dispenser agar tidak jadi Sarang Bakteri

Dispenser air minum menjangkau setiap rumah tangga, dan memberikan banyak kemudahan hidup. Namun, orang-orang sering mengabaikan kebersihan dan kesterilan dispenser.

Jika dispenser dalam jangka panjang tidak dibersihkan, tentu akan memberi peluang berkembang-biaknya bakteri, air yang diminun akhirnya tidak sesuai standar kesehatan.

Pada umumnya galon air diletakkan terbalik di atas dispenser. Melalui selang yang ada dalam dispenser, air disalurkan ke dua tabung panas dan dingin.

Biasanya walau berulang-ulang mengganti galon air, kita mengabaikan fakta bahwa dalam dispenser ada sisa air di tabung dispenser hampir 1000 ml, dan dalam air tersebut bersembunyi bakteri penyebab penyakit.Lama-kelamaan, dengan sendirinya akan menjadi tempat berkembang-biaknya bakteri.

Dahulu perusahaan dispenser selalu memberikan servis gratis untuk pembersihan dispenser. Namun, karena kurangnya pengetahuan dan peralatan pembersih yang profesional, servis gratis pada umumnya hanya membersihkan bagian fisik, tidak menyentuh pokoknya.

Bahkan untuk menekan biaya servis gratis, banyak di antaranya hanya mengerjakan ala kadarnya, dan demi  mengirit, mereka menggunakan bahan pembersih murah untuk  mensterilkan dispenser, sehingga tidak dapat menjamin kualitas pembersihan.

Dispenser air munum pada dasarnya sudah menyebar ke setiap keluarga, banyak konsumen khawatir alat pemanas biasa tidak dapat memasak air hingga matang, sehingga mereka minum air campuran mentah dan matang.

Minum air yang tidak direbus sampai matang dalam jangka panjang akan membuat tubuh mudah terjangkit bakteri. Meskipun diminum bersama-sama dengan air matang, tapi bakteri yang ada didalam air mentah sulit dibasmi.

Alat pemanas biasa strukturnya berbeda dengan dispenser dirumah tangga, dispenser yang dipakai dirumah tangga adalah struktur mesin dan galon terpisah, sehingga tidak timbul masalah air ‘yin yang’. (air matang yang tersimpan lama)

Oleh karena itu disarankan bagi keluarga yang menggunakan dispenser, harus membersihkan dan mensterilkan dispenser secara teratur. Karana selain menjamin dispenser dapat bekerja secara normal, juga dapat mengurangi penyebaran bakteri dalam air.

Dalam memilih dispenser sangatlah penting untuk mempertimbangkan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan mesin.

Jika anda tidak suka minuman dingin, setiap hari hanya dibutuhkan untuk menyeduh kopi dan teh, maka beli sebuah dispenser panas sudah cukup.

Jika tinggal di daerah tropis, penggunaan di musin panas lebih banyak, anda tergolong orang yang suka minum dingin, maka belilah dispenser dwifungsi panas dan dingin. Selain itu, masih ada dispenser dengan tiga fungsi, dingin, hangat dan panas, pilihlah berdasarkan kebutuhan.

Dari sekian banyak produk dispenser, bila diringkas tak lebih hanya terdiri dari 3 jenis, yaitu, hangat-panas, dingin-panas, dingin-hangat-panas.

Dispenser dingin-panas terbagi dua macam, dispenser sistem pendingin semikonduktor dan dispenser sistem pendingin kompresor.

Dispenser sistem pendingin kompresor bekerja jauh lebih cepat dibandingkan dispenser sistem pendingin semikonduktor, pasokan air dinginnya juga lebih banyak dibandingkan yang sistem semikonduktor.

Pembersihan dan perawatan
Dispenser di rumah setelah digunakan dalam jangka beberapa waktu, akan terakumulasi selapis endapan tipis yang sulit dibersihkan. Sebenarnya ada cara yang sederhana dan sehat, anda dapat mencobanya.

Lemon diiris tipis, kemudian letakkan dalam wadah direbus dengan air hingga mendidih selama 2 hingga 3 jam.

Ketika mengganti air dispenser, gunakanlah air lemon yang sudah direbus untuk mencuci dispenser, endapan kotoran bukan saja dengan mudah bisa dibersihkan, juga dalam dispenser akan tertinggal aroma lemon yang harum.

Cara pembersihan yang biasa dilakukan bisa mengikuti langkah di bawah ini.
1.    Cabut steker listrik, angkat tabung galon kosong, buka kran dispenser, agar sisa air dalam rongga dispenser keluar.
2.     Gunakan  penjepit untuk menggenggam kapas yang dibasahi alkohol, dengan seksama membersihkan tabung dalam dispenser dan sisi luar-dalam penutupnya.
3.    Tuangkan disinfektan (obat steril) serba guna ke dalam tabung dispenser, rendamlah selama 10-15 menit.
4.     Buka kran dispenser untuk membuang /mengeluarkan disinfektan.
5.     Bilas seluruh rongga dispenser dengan air bersih, kemudian bukalah semua kran dispenser  untuk membuang air
6.     Gunakan kain lap untuk membersihkan sisi belakang dispenser dimana terdapat saklar on-off.

Sumber: erabaru.net

Kemudian kami dapat juga dari sebuah milis kesehatan juga membahas tentang dispenser ini, yaitu menanyakan tentang minum dan membuat susu untuk si kecil dengan air panas dispenser, karena pemanas air dispenser adalah terbuat dari logam/besi dan dikatakan besi panas tidak baik jika tercelup air. Apakah kemudian air itu bagus atau tidak untuk diminum, dan inilah jawaban terbaik yang didapat,

Sebenarnya apakah kita memasak sendiri atau menggunakan dispenser hampir sama saja, karena logam berat yang ada pada media pendidih akan mengalami proses. Memang untuk jangka pendek dan dalam batas normal tidak begitu terasa, tetapi kalau misalnya logam berat tersebut terkonsumsi dalam kondisi diatas batas normal dan terus menerus (jangka waktu lama), maka tetap akan mendatangkan akibat ke tubuh kita.

Memang secara praktisnya air dispenser bisa digunakan untuk menyeduh susu, tetapi air yang dimasak tentunya lebih bagus, karena telah mencapai titik didih yang sempurna, sedangkan dispenser kayaknya nggak pernah deh kita melihat airnya mendidih.

Mengapa kita memasak air, adalah untuk membunuh bakteri dan virus, sedangkan bakteri dan virus hanya bisa mati dengan suhu sekian derjat celcius. Kalau kita hanya ingin panasnya sih no problem menggunakan dispenser, tetapi dari yang pernah saya dapatkan untuk misalnya kita ingin menyeduh teh, maka harus menggunakan air mendidih, tidak boleh air sekedar hangat.

Sumber: milis balita-anda

Selanjutnya masih tersisa masalah tentang dispenser, yaitu tentang material dispenser itu sendiri, mana yang lebih baik dispenser dengan tabung plastik ataukah dengan tabung stainless steel, dan berikut artikel yang kami dapat,

Ketika Memilih Dispenser

DALAM setiap rumah tangga atau bahkan kantor sekalipun, ya atau tidak, pasti ada saja kebutuhan akan air panas, air dingin maupun air biasa untuk berbagai macam keperluan. Apalagi bagi mereka yang memiliki balita dan membutuhkan air panas untuk membuat susu saat si kecil bangun di tengah malam. Jika memungkinkan, semua jenis air ini tak perlu dijerang dan selalu tersedia secara cepat untuk menghemat waktu dan tenaga.

Beruntung kini udah ada alat yang kita sebut dispenser yang mampu menyediakan air sesuai dengan kebutuhan kita. Bahkan ada produsen elektronik yang meluncurkan dispenser yang diklaim mampu memanaskan air hingga 99 derajat Celcius. Jenis air yang disajikan pun lebih lengkap. Ada air panas, dingin dan air biasa.

Jelas hal itu bermanfaat bagi pemakai untuk menyeduh kopi tubruk atau bahkan menyajikan oatmeal, mi instan dan telur setengah matang.

Selain kemampuan untuk memanaskan air, hal lain yang perlu diperhatikan dalam memilih dispenser adalah material yang digunakan. Akan lebih baik bila dispenser pilihan Anda menggunakan tabung 100% stainless steel dan selang anti jamur. Dengan material tersebut plus kemampuan memanaskan air hingga 99 derajat C, akan lebih banyak bakteri yang mati. Hal ini tentu akan memberikam pengaruh yang baik bagi kesehatan. Daya listrik yang hemat juga berperan penting bagi keberadaan dispenser kita mengingat benda tersebut selalu menyala sepanjang waktu.

Satu hal lagi yang tak kalah penting, persediaan dana kita. Usahakan dalam memilih properti disesuaikan dengan dana yang kita miliki agar tidak over pengeluaran..

Sumber: guswgo.blogspot.com

Nah, jika sudah melihat dari artikel-artikel di atas, masihkah akan kita bilang bahwa air dispenser adalah berbahaya? Kami anggap pembaca blog ini telah pintar dan bisa mengambil kesimpulan sendiri dan akhirnya bisa memilih yang terbaik untuk keluarganya.

====
Artikel terkait:

Artikel Lainnya:

About these ads

5 Tanggapan to “Ternyata Air Dispenser Tidak Baik Buat Kesehatan”

  1. notesaidi said

    Reblogged this on blogsaidi.

  2. Info yang sangat menarik.

  3. Gienstea said

    Ma’af sy mo nanya itu air galaon yg digunakan bisa dibilang tidak baik untuk kesehatan itu memakai air mentah atau air galon yg dijual (air mineral Aqua dll) atau minimal air galon isi ulang, klu air mentah mungkin tdk baik tp bagaimana dengan air galon kemasan dan air galon isi ulang apakah sama masih tidak baik untuk kesehatan

  4. Crystal X said

    Info yang sangat menarik. terima kasih

  5. Terima kasih atas infonya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.276 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: