Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

USHUL AS-SUNNAH (bag. 3)

Posted by Kautsar pada 28 Januari 2008

Dan tidaklah ditanyakan : Kenapa ? dan tidak juga bertanya : Bagaimana ?. Dikarenakan sesungguhnya tentang Takdir, hanya ada pembenaran dan beriman dengan nash-nash syara’.

Penjelasan:
Beliau –rahimahullah – menegaskan kembali, bahwa berbicara tentang masalah-masalah yang berkaitan dengan Dzat Allah, Nama dan Sifat-Nya dan juga perbuatan Allah ta’ala, termasuk diantaranya tentang Al Qadar, adalah mencukupkan dengan nash-nash syara’, serta tidak mempertanyakan masalah-masalah itu dengan bentuk soal : Kenapa ? dan Bagaimana ?. Dan juga tidak memperpanjang perdebatan seputar masalah tersebut.
Sebagaimana halnya Thowus bin Kaisan, ketika beliau berada di Makkah dan dibelakang beliau ada dua orang yang tengah memperdebatkan tentang takdir maka beliau berpaling kepada keduanya seraya berkata : ” Semoga Allah merahmati kalian berdua, kenapa kalian memperdebatkan tentang hukum Allah ? ”
( Dikeluarkan oleh ‘Abdullah bin Imam Ahmad dalam As Sunnah No. 909 )

Berkata Maimun : ” Janganlah kalian mencela para shahabat Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam dan jangan pula mempelajari ilmu nujum dan jangan berdebat dengan kaum Qadariyah ” ( idem , No. 900 ).

Berkata Humaid : Ketika Al Hasan Al Bashri mendatangi Makkah, maka beberapa Fuqaha Makkah – diantaranya Al Hasan bin Muslim dan ‘Abdullah bin ‘Ubaid -berkata kepadaku : ” Sekiranya engkau berkenan berbicara kepada Al Hasan agar beliau meluangkan satu hari bersama kami ? ”
Maka saya pun mengemukakan hal ini kepada beliau, saya katakan : ” Wahai Abu Sa’id, saudara-saudara engkau saya senang jika engkau mengadakan sebuah majlis untuk mereka sehari saja ”
Beliau menjawab : ” Bisa, dan adalah suatu kehormatan bagiku ”
Maka beliaupun menjanjikan satu hari bagi mereka, dan pada hari yang dimaksud mereka datang dan berkumpul, maka berbicaralah Al Hasan, dan sungguh saya tidak pernah melihat beliau berbicara sefasih ini , baik itu sebelum dan sesudah hari itu.
Dan mereka pun mengajukan beberapa pertanyaan tentang Shohifah – lembaran-lembaran hadist – yang panjang, dan beliau sama sekali tidak melakukan kesalahan sedikitpun, terkecuali pada satu masalah, dimana seseorang bertanya kepada beliau : ” Wahai Abu Sa’id siapakah yang telah menciptakan syaithan ? ”
Beliau berkata : ” Subhanallah ! subhanallah ! Adakah pencipta selain Allah ? ”
Lalu setelah itu beliau berkata lagi : ” Sesungguhnya Allah ta’ala yang telah menciptakan syaithan, menciptakan keburukan, menciptakan kebaikan ”
Maka berkatalah seseorang dari kaum yang berkumpul itu : ” Semoga Allah membinasakan mereka, mereka hendak berdusta atas nama Asy Syaikh !”
( idem, No. 942 )

Berkata Al Imam Al Barbahari : ” Pembahasan yang berkepanjangan, berdebat dan bersitegang, khusus seputar masalah takdir, adalah suatu yang terlarang dari setiap golongan, dikarenakan takdir adalah suatu yang ditutupi oleh Allah, dan Rabb telah melarang para Nabi untuk memperpanjang pembicaraan tentang takdir, begitupula Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam melarang persitegangan seputar masalah takdir. Dan para shahabat Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam dan para Ulama Tabi’in telah membenci hal seperti itu, dan demikian juga para Ulama dan Ahli Wara’ membencinya dan melarang memperdebatkan takdir. Maka yang wajib bagimu hanyalah menerima, membenarkan dan beriman , dan berkeyakinan dengan segala yang telah disampaikan oleh Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam pada hal-hal yang bersifat umum, setelah itu mendiamkan selainnya ” ( Syarh As Sunnah No. 71 ).

Sumber : http://www.pondoksantri.com/blog/?p=16

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: