Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

Awas, Kolik pada Bayi!

Posted by Ummu Kautsar pada 1 Februari 2008

Kolik bayi adalah istilah yang dipakai untuk keadaan dimana bayi terus menerus menangis secara berlebihan. Biasanya disebut “Kolik tiga bulan” karena biasanya terjadi pada umur tiga bulan pertama. Kolik sebetulnya berati sakit perut yang dating secara bergelombang (spasmodik). Tetapi karena nayi belum bisa mengeluh maka tidak bisa dipastikan sebab bayi menangis. Jika bila tidak bisa menemukan sebab yang jelas seperti rasa lapar, popok bayi basah atau demam, maka bayi yang menangis secara berlebihan dianggap sebagai kolik bayi.

Gejala-gejala

  • Menangis secara berlebihan terutama dimalam hari, setelah minum atau pada waktu bangun. (Bayi dalam keadaan normal dan sehat selain waktu tertentu).
  • Sukar sekali didiamkan pada waktu ‘serangan’.
  • Bayi bisa menjadi kemerah-merahan dan kaki diangkat-angkat.
  • Perut mungkin kembung.

Penyebab

  • Belum pasti. Diduga mungkin disebabkan oleh kejang otot didinding susu, udara dalam usus dan gangguan pencernaan.

Yang dapat anda lakukan

  • Periksa apakah bayi tesebut lapar, basah, kedinginan atau demam. Rawat bayi sebaik-baiknya
  • Usahakan supaya bayi bersendawa untuk mengeluarkan angin.
  • Apabila usaha diatas tidak berhasil, diamkan dengan cara-cara yang biasanya cukup berhasil seperti dipeluk erat-erat, diayun-ayun, dimandikan, diberi dot, dinyanyikan, atau diputarkan kaset bunyi rahim.
  • Periksa dokter apabila kolik bayi terus menerus ataupun bila serangan di malam hari sangat menggangu.

Tindakan dokter anda

  • Menyingkirkan kemungkinan adanya penyakit.
  • Memberi nasihat dan menganjurkan cara perawatan yang berguna.

Pencegahan

    Tidak ada cara yang manjur untuk mencegah kolik bayi, tetapi orang tua biasa mengusahakan untuk menghilangkan penyebab-penyebab yang mungkin terjadi.

  • Pastikan bahwa lubang botol bayi sudah sesuai besarnya untuk mencegah bayi menelan terlalu banyak udara sewaktu minum.
  • Usahakan supaya bayi bersendawa dengan baik setiap habis minum.
  • Hindarkan jangan sampai bayi terlalu lapar/harus menunggu lama untuk minum asi.
  • Orangtua sebaiknya menjaga dan merawat bayi secara bergantian dan cukup istirahat. Tampaknya bayi cukup sensitive terhadap ketegangan yang terjadi pada orang tuanya dan sebagai reaksi biasanya bayi-bayi menangis berlebihan tanpa sebab yang jelas.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: