Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

Penjelasan Hadits Ke-27 Umdatul Ahkam ( 2 )

Posted by Kautsar pada 1 Februari 2008

Dari Abu Hurairah berkata : saya mendegar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Fithrah itu lima ; khitan, mencukur rambut kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak”.


Sabda ar-Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Mencukur rambut kemaluan”

Berkata al-Imam an-Nawawi rahimahullah dalam Syarh Muslim

Kenapa dinamakan al-istihdad ?

“bahwasanya karena menggunakan besi “.

Sebagian ulama mengambil dari hadits ini sebagai dalil bahwasanya seseorang itu boleh berkinayah pada hal-hal yang dianggap malu/memalukan.

Dalam hadits ini dengan at-tashrih, menggunakan kata-kata kinayah al-istihdad, sebagian ulama mengatakan demikian akan tetapi dibantah oleh al-Hafidh Ibnu Hajar rahimahullah :

“yang tampak bahwasanya yang demikian itu karena perubahan dari rawi”.

Kenapa al-Hafidh mengatakan demikian?

Karena datang dalam riwayat an-Nasa’i, Abu Dawud, dishahihkan oleh al-Albani rahimahullah dalam Shahih An-Nasa’i nomor 12 dari hadits Abu Hurairah dengan lafadh : “mencukur al-‘anah”.

Dengan tashrih/memperjelas tanpa menggunakan kinayah. Maka kata al-Hafidh yang benar adalah karena perubahan yang dilakukan oleh perawi hadits.

Jadi tidak benar jika hadits ini digunakan sebagai kinayah pada hal-hal yang dianggap malu karena datang dengan lafadh hadits lain dengan tashrih.

Apa yang dimaksud dengan al-anah?

Dikatakan oleh an-Nawawi rahimahullah dalam Syarh Muslim :

“al-anah adalah rambut yang berada di atas dzakar laki-laki dan sekitar duburnya dan demikian juga rambut yang berada di sekitar farji wanita”.

Al-Hafidh Ibnu Hajar rahimahullah menukil dari Abul Abbas :

“yang dimaksud al-anah adalah rambut yang tumbuh di sekitar dubur, maka didapat dari kumpulan semua itu disunnahkannya untuk mencukur apa-apa yang di sekitar qubul dan demikian juga di sekitar duburnya”.

Karena dikatakan apabila di sekitar dubur itu rambutnya panjang itu akan menyulitkan seseorang apabila beristinja’, lebih-lebih lagi apabila ber-istijmar/dengan batu, ini lebih sulit lagi untuk dihilangkan”.

(Fathul Baari 10/422, Syarh Muslim li an-Nawawi 3/140)

Faidah :

Dinukilkan dari asy-Syaikh al-‘Utsaimin rahimahullah : “ rambut di sekitar qubul adalah termasuk dari tanda-tanda balighnya seseorang, maka termasuk fithrah untuk seseorang itu mencukur rambutnya, karena apabila memanjang –terkadang terkotori oleh najis yang keluar dari depannya/belakangnya, maka disunnahkan untuk dicukur.

Masalah : bagaimana menghilangkannya ?

Berkata an-Nawawi rahimahullah dalam Syarh Muslim :

“yang paling afdhal adalah dengan cara mencukurnya dan boleh dengan cara memotong dan rambut [dikatakan oleh al-Hafidh Ibnu Hajar rahimahullah : beberapa dokter mengatakan dengan dicabut akan mengakibatkan madharat] dan boleh juga dengan obat yang mematikan rambut”.

Dengan catatan semua itu tidak membikin madharat kepada kulit karena kulit-kulit yang tersembunyi sangat riskan, apabila obatnya sangat keras, salah-salah kulitnya pun juga ikut hilang.

Masalah : hukum al-istihdad ?

Berkata an-Nawawi rahimahullah dalam Syarh Muslim :

“bahwasanya itu adalah sunnah bagi laki-laki dan bagi wanita”.

Dan demikian juga dinukil oleh al-Hafidh rahimahullah :

“bahwasanya sunnahnya adalah dicukur dengan silet, baik pada laki-laki maupun pada wanita”.

Sebagai penguat, bahwa wanita juga disunnahkan untuk mencukur.

Sebagaimana hadits Jabir radhiyallahu ‘anhu yang dikeluarkan oleh al-Bukhari rahimahullah :

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “apabila kamu masuk pada keluarganya pada waktu malam, jangan kamu masuk pada keluargamu sampai dia itu tastahidah”.

Materi ini disampaikan oleh al-Ustadz Abu ‘Abdirrahman ‘Abdul Haq di Ma’had Minhajus Sunnah Muntilan. Insya Allah bersambung dalam bahasan selanjutnya yaitu tentang memotong kumis.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: