Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

Hadits-Hadits Tentang Keharaman Nyanyian dan Alat Musik ( 6 )

Posted by admin pada 6 Februari 2008

Hadits keenam:

Diriwayatkan dari ‘Imran bin Hushain Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya beliau berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Akan terjadi pada ummatku “qadzaf” (tuduhan; fitnah), keburukan dan kehinaan”.

“Wahai Rasulullah, kapankah hal itu terjadi?”, tanya sahabat.

Jika “al-ma’aazif telah nampak dan para penyanyi banyak bermunculan serta orang-orang meminum khamar”, jawab Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Hadits ini dikeluarkan oleh At-Tirmidzi dalam kitab hadits beliau pada “kitaabul fitan” no. 2213, Ibnu Abiddunya dalam “Dzammul Malaahi” (2/1), Abu ‘Amr Ad-Dani dalam “As-Sunan Al-Waaridah fi Al-Fitan” (1/39 dan 2/40), Ibnu An-Najjar dalam “Dzailu Taariikh Baghdaad” (18/252) dari berbagai jalan dari Abdullah bin Abdul Quddus, dimana beliau berkata: “Al-A’masy menceritakan kepada saya dari Hilal bin Yasaf dari ‘Imran Radhiyallahu ‘anhu”. Dan At-Tirmidzi berkata: “Dan hadits ini diriwayatkan dari A’masy dari Abdurrahman bin Sabith dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam secara mursal, dan hadits ini adalah hadits gharib”.

Saya berkata: “Akan tetapi para perawinya tsiqah kecuali Abdullah bin Abdul Quddus ini.

Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata: “Beliau (Abdullah) ini shaduq, dituduh sebagai seorang rafidhi (syi’ah) dan juga beliau (terkadang) salah”.

Saya berkata: “Tuduhan ini tidaklah berpengaruh kepada hadits beliau, sedang kesalahan beliau pun dapat teratasi dengan al-mutaba’at (riwayat-riwayat yang mengikutinya) atau asy-syawaahid yang menguatkan atau menandakan bahwa hafalan beliau akan hadits ini kuat dan terjaga sebagaimana yang saya akan jelaskan.

Mengenai Al-A’masy yang meriwayatkan secara mursal sebagaimana yang dita’liq oleh At-Tirmidzi di atas telah dimaushulkan (diriwayatkan secara bersambung) oleh Abu ‘Amr Ad-Dani (2/40) dari jalan Hammad bin ‘Amr dari Al-A’masy. Hanya saja Hammad ini matruk (ditinggalkan atau ditolak riwayatnya) sehingga tidak boleh dianggap lebih kuat dibanding Abdullah bin Abdul Quddus, dengan catatan pula bahwasanya Al’A’masy diikuti juga oleh Laits bin Abi Sulaim menurut riwayat Abu ‘Amr Ad-Dani (2/37 dan 1/39). Dan Laits ini sekalipun dikenal memiliki kelemahan akan tetapi beliau pun diikuti. Ibnu Abiddunya berkata (2/2): “Ishaq bin Isma’il menceritakan kepada bahwasanya beliau berkata: “Jarir menceritakan kepada kami dari Abban bin Taghlib dari ‘Amr bin Murrah dari Abdurrahman bin Sabith bahwasanya beliau berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “(kemudian beliau menyebutkan hadits ini)”.

Saya berkata: “Dan ini adalah isnad yang mursal tapi shahih, dimana semua perawinya adalah perawi Imam Muslim yang tsiqah kecuali Ishaq bin Isma’il –yaitu Ishaq bin Isma’il Ath-Thaliqani- yang merupakan diantara syaikh (guru) Abu Dawud. Tetapi Abu Dawud sendiri berkata: “Beliau seorang yang tsiqah”, dan begitu-pula yang dikatakan Ad-Daraquthni.  Utsman bin Khurrazad juga berkata: “Beliau tsiqah, tsiqah!”.

Kemudian saya juga menemukan mutabi’ (yang mengikut) yang lain, yaitu sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Abi Syaibah (15/164/19391): “(Hadits ini dari) Waki’ dari Abdullah bin ‘Amr bin Murrah dari ayah beliau.

Saya berkata: “Dan ini adalah isnad yang jayyid (cukup bagus) berhubung Abdullah bin ‘Amr bin Murrah seorang yang shaduq yang (terkadang) salaha’.

Dan diriwayatkan pula secara mursal dari satu sisi dan secara maushul dari sisi yang lain dan sisi inilah yang paling shahih, sebagai berikut:

“Abul Abbas Al-Hamadani berkata dari ‘Imarah bin Rasyid dari Al-Ghazi bin Rabi’ah bahwasanya beliau menyebutkan hadits dengan marfuu’ kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Niscaya akan ada suatu kaum yang diubah menjadi kera-kera dan babi-babi sedang mereka berada di atas sofa mereka disebabkan mereka meminum khamar dan memainkan “al-barabith” (alat musik sejenis kecapi atau harpa) serta menyanyi”. (dikeluarkan oleh Ibnu Abiddunya (2/2) serta Ibnu Asakir dari jalan beliau dalam kitab ”Taariikh Dimasyq” (12/582). Ibnu Asakir berkata: “Nama Abul Abbas ialah Utbah bin Abi Hakim”.)

Saya berkata: “Al-hafizh Ibnu Hajar pernah berkata: “Beliau (Abul Abbas) seorang yang shaduq yang sering salah”.

Adalah Hisyam bin Al-Ghaz juga berbeda dengan beliau (Abul Abbas) dalam meriwayatkan, dimana Hisyam ini menceritakan dari ayah beliau dari kakek beliau Rabi’ah bahwasanya kakek beliau ini berkata: “Saya mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Akan ada pada akhir ummatku nanti kehinaan, “qadzaf” (tuduhan; fitnah) serta keburukan”.

“Karena apa yaa Rasulullah?”, para sahabat bertanya.

Karena mereka mengambil (mendengarkan) para penyanyi serta meminum khamar”, jawab Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. (dikeluarkan oleh Ad-Daulabi dalam “Al-Kunaa” (1/52), Ibnu Asakir dalam ”Taariikh Dimasyq” (14/124-125) dari jalan Ahmad bin Zuhair dan yang lainnya dari ‘Ali bin Bahr dari Qatadah bin Al-Fudhail bin Abdullah Ar-Rahawi dimana beliau (Qatadah) ini berkata: “Saya mendengar Hisyam bin Al-Ghaz mengucapkan hadits ini”).

Adapun Ahmad bin Zuhair ini adalah Ahmad bin Abi Khaitsamah seorang hafizh yang juga anak dari seorang hafizh, dan al-hafizh Ibnu Hajar pun menyebutkan beliau seperti ini dalam tarjamah Rabi’ah Al-Jarsyi pada kitab “Al-Ishaabah” begitu-pula dalam kitab “Fathul Baari” (8/292) dimana di dalamnya beliau mendiamkannya sebagai isyarat bahwa beliau menilai kuat Ahmad bin Zuhair ini sebagaimana kaidah beliau selama ini dalam kitab beliau tersebut. Dan ini sesuatu yang wajar yang dlakukan oleh beliau oleh karena para perawi hadits ini adalah orang-orang tsiqah kecuali Al-Ghaz bin Rabi’ah ini. Meskipun demikian Ibnu Hibban telah mentsiqahkan beliau (Al-Ghaz ini) (5/294), pun Ibnu Asakir telah menyebutkan tarjamah beliau melalui riwayat tiga orang dari beliau. Jadi, jika sudah seperti ini maka hadits beliau hasan (bagus dan diterima) jika saja tidak bertentangan atau berbeda dengan riwayat lain seperti halnya bertentangannya hadits beliau di sini yang toh tetap dinilai shahih meskipun bertentangan (redaksinya tidak sama persis) dengan riwayat lain. Dan bertambah kuat dengan syaawahid yang dimilikinya berupa hadits-hadits tentang al-fitan (fitnah; bala’) dan yang lainnya, diantaranya adalah yang diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri yang marfuu’ dengan redaksi yang sama. (diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dalam kitab “Al-Mu’jamul Awsath” (6901) serta dalam “Al-Mu’jamush Shaghiir” (1004-Ar-Raudh) yang di dalamnya terdapat nama Ziyad bin Abi Ziyad Al-Jashshash (sebagai perawi), seorang yang dha’if sebagaimana yang disebutkan dalam kitab “AtTaqriib”).

Diantaranya pula hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu yang marfuu’: “…ketika pampasan perang dibagi secara bergilir… …(dst.), dan disebutkan di dalamnya: “Dan ketika para penyanyi perempuan serta “al-ma’aazif” bermunculan dan khamar diminum… …”. (dikeluarkan oleh At-Tirmidzi (2212), Ibnu Abiddunya (2/2) dari jalan yang lain. Adapun saya telah membahas isnad At-Tirmidzi ini dalam kitab “ArRaudh An-Nadhiir” tepatnya pada hadits yang ke 1004 serta dalam “Al-Misykaah” (5450) dan “Silsilah Adh-Dha’iifah” (1727).

Diantaranya pula hadits ‘Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu dengan lafazh: “Jika ummatku telah melakukan lima belas macam perkara maka niscaya bala’ akan menyelimuti mereka… …”, dan disebutkan di dalamnya: “(Ketika) khamar diminum, sutera dipakai serta para penyanyi perempuan dan “al-ma’aazif diperdengarkan (suaranya)… …”. (dikeluarkan oleh At-Tirmidzi (2211) dan Ibnu Abiddunya (1/2). Adapun saya telah membahasnya pula dalam “Al-Misykaah” (5451) begitu-pula dalam “ArRaudh An-Nadhiir”. Hadits ini juga memiliki jalan yang lain di sisi Ibnu Abiddunya).

Diantaranya pula yang diriwayatkan dari Abu Umamah Radhiyallahu ‘anhu yang marfuu’: “Akan ada segolongan kaum dari ummat ini yang malamnya masih (tidur) di atas tumpukan makanan dan minuman akan tetapi besok paginya mereka telah dirubah menjadi kera-kera dan babi-babi… …”, dan disebutkan di dalamnya: “dikarenakan mereka meminum khamar, memakan riba, mengambil (mendengarkan) para penyanyi perempuan, memakai kain sutera dan memutuskan silaturrahim”. (dikeluarkan oleh Al-Hakim (4/515), Al-Baihaqi dalam ”Syu’abul Iimaan” (5/16), Ahmad (5/329), Ibnu Abiddunya (1/2), Al-Ashbahani dalam “At-Targhiib” (1/498-499), begitu-pula Ath-Thayalisi (155/1137) serta Abu Nu’aim dari beliau dalam “Al-Hilyah” (6/295) serta oleh Ibnu Asakir dalam “At-Taariikh” (8/659) dari jalan Farqad As-Subkhi bahwasanya beliau berkata: “’Ashim bin ‘Amr menceritakan hadits ini kepada saya dari Abu Umamah Radhiyallahu ‘anhu”,  dan dishahihkan oleh Al-Hakim dan Adz-Dzahabi serta di dalamnya terdapat catatan yang saya telah jelaskan dalam kitab “Silsilah Ash-Sahiihah” (1604)).

Ya, dengan kadar ini saja maka riwayat beliau sudah shahih tanpa ada keraguan lagi dikarenakan beberapa syawahid di atas ini. Dan telah pula diriwayatkan dari Farqad lewat beberapa sisi yang lainnya yang anda lihat di sini.

Juga diantaranya yang diriwayatkan dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya beliau berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jika ummatku telah menghalalkan enam perkara maka mereka akan ditimpa kehancuran: ketika muncul pada mereka (sikap) saling mela’nat dan mereka meminum khamar, memakai sutera, mengambil para penyanyi laki-laki dan para lelaki merasa cukup dengan lelaki serta para wanita merasa cukup dengan wanita”. (dikeluarkan oleh Ath-Thabrani dalam kitab “Al-Mu’jamul Awsath” (1/59/1060 dengan penomoran saya), Al-Baihaqi dalam ”Syu’abul Iimaan” (5/377-378) dari dua jalan  yang keduanya di nilai kuat oleh beliau, dan beliau juga mempunyai dua jalan yang lain sebagaimana yang disebutkan dalam kitab “Dzammul Malaahi” (1/2 dan 1/3) yang tidak perlu saya sebutkan lagi dikarenakan keduanya tidak dijadikan  syawahid di sini.

Diterjemahkan dari Kitab : “ Tahrim Aalat Ath Tharb “ Karya asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: