Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

  • Bookmark & Enjoy

    Bookmark and Share
  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Bergabunglah dengan 328 pengikut lainnya

  • Follow Kautsar on WordPress.com
  • Al Qur’an Kalamullah

  • Waktu Shalat Hari Ini

  • Radio Online

  • Kautsar’s Blog On Facebook

  • Y!M Status

    : admin1 : admin2
  • Follow | Kautsar On Twitter

    Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

  • Didukung Oleh :

  • Anda pendatang ke...

    • 2,200,188 kali
  • HTML hit counter - Quick-counter.net
  • 100 Blog Indonesia Terbaik
  • KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
  • Local Business Directory - BTS Local
  • TopOfBlogs
  • Personal Blogs - Blog Rankings
  • Blog directory
  • Blogger SMA Terbaik Indonesia
  • Top 10
  • Bloggerian Top Hits
  • Submit Blog
  • DigNow.net
  • Statistik

  • Kautsarku.wordpress.com website reputation
  • Taklim

    Tegar Di Atas Sunnah Dimasa Fitnah 02 Mp3

Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan membersihkan diri

Posted by Abahnya Kautsar pada 15 Maret 2008

Allah ta’ala berfirman :

          “ Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang membersihkan diri “ (Surah al-Baqarah : 222).

          At-Tawwabun/orang-orang yang bertaubat : Adalah mereka yang apabila melakukan kesalahatan atau perbuatan keji ataukah mendhzalimi diri mereka sendiri mereka akan bersegera ingat kepada Allah, menyesali perbuatannya, bertaubat, beriman dan segera kembali kepada Allah, meminta ampunan akan segala dosa-dosa mereka dan tidak melanjutkan perbuatan maksiat yang telah mereka lakukan dan menghindarkan diri dari kemaksiatan tersebut, dan mereka telah memantapkan hati untuk tidak kembali pada kemaksiatan itu selamanya, dan menyertakan bersama dengan taubat mereka amal-amal yang shalih, dan sekiranya dosa itu terjadi berulang kali pada diri mereka merekapun bertaubat dari dosa tersebut, dan barangsiapa yang bertaubat niscaya Allah akan menerima taubatnya. Dan seorang yang bertaubat dari sebuah dosa bagaikan seseorang yang tidak berbuat dosa.

          Al-Mutathahhirun/orang-orang yang membersihkan diri : adalah orang-orang yang mensucikan diri mereka dari segala macam kotoran dan penyakit. Mereka yang memisahkan diri – tidak berhubungan – dengan wanita-wanita mereka disaat wanita-wanita – baca : istri – mereka sedang haidh, dan juga tidak mendatangi istri mereka dibagian duburnya. Dan mereka bersuci dengan mempergunakan air disaat mereka junub atau berhadas. Dan mereka senantiasa giat menjaga kebersihan dikarenakan kebersihan adalah bagian dari keimanan.

          “ Dan Allah mencintai orang-orang yang mebersihkan diri  (Surah at-Taubah : 108).

          Allah ‘azza wajalla, Dialah yang memerintahkan untuk bertaubat, dan Dia juga mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang membersihkan diri. Dan mereka adalah orang-orang yang kembali kepada-Nya dan membersihkan diri dari segala macam kotoran – hati – mereka dengan mendekatkan diri kepada-Nya. Apabila mereka mendekatkan diri kepada-Nya dengan amalan yang dicintai-Nya, niscaya Allah akan mencintai mereka. Dan apabila Allah telah mencintai mereka, Allah akan merasa cemburu kepada mereka jiakalau ada seseorang yang menampak-nampakkan kekurangan atau kesalahan pada diri mereka, dan Allah akan akan mengenakan mereka tirai penutup-Nya yang maha besar. Dan apabila Allah telah menerima taubat seorang hamba, Allah akan menjadikan semua makhluk lupa akan dosa hamba tersebut, dan Allah akan mengenakan kepada hamba tersebut tirai kewibawaan agar yang memandang kepadanya melihatnya dengan pandangan pemuliaan bukan penghinaan. Dan itu disebabkan seorang mukmin telah mengenakan pakaian taqwa dan pakaian inilah pelindungnya, dan mukmin tersebut dengan pakaian taqwa ini dihadapan seluruh manusia akan  dimuliakan dan disegani. Ketaqwaan mukmin tersebut tidak akan nampak oleh kasat mata, melainkan yang dapat terlihat hanyalah keindahan pakaian itu dan kilau cahayanya. Dan apabila mukmin itu berbuat dosa, maka pakaian itu akan ternoda dan kemuliaannya akan sirna, dan apabila dia bertaubat, Allah akan memerintahkan penjagaan dirinya dan anggota tubuhnya, dan itu dimaksudkan agar kewibawaan dan kemuliaan hamba tersebut kembali lagi padanya. (Faidh al-Qadir karya al-Manawi 1 / 313).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: