Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

Allah mencintai Orang-orang yang merendahkan diri dihadapan orang-orang yang beriman dan bersikap tegas kepada orang-orang kafir.

Posted by Abahnya Kautsar pada 15 Maret 2008

Allah ta’ala berfirman :

          Mereka adalah kaum yang berlaku lemah lembut kepada kaum mukminin dan berlaku kasih sayang kepada mereka, dan bersikap lunak kepada mereka. Dan mereka berlaku tegas kepada orang-orang kafir dan memusuhi mereka.

Ibnu Abbas mengatakan : “ Mereka bersikap kepada orang-orang mukminin layaknya seorang bapak kepada anaknya, seorang tuan kepada hamba sahayanya, dan ketegasan mereka terhadap orang-orang kafir bagaikan seekor hewan buas terhadap hewan buruannya. Dan diantara sifat-sifat sempurna seorang mukmin agar salah seorang diantara mereka berlaku tawadhu’ dihadapan saudaranya dan kepada mukmin yang loyal kepadanya, bersikap pengasih kepada orang-orang pilihan tersebut, senantiasa tertawa tersenyum dihadapan saudaranya yang mukmin, bersikap tegas dan keras terhadap orang-orang kafir, menampakkan ketidak senanganan dan berwajah masam dihadapan seorang kafir, dan belaku tegas dalam persengketaan dan permusuhan kepadanya, sebagaimana  firman Allah ta’ala :

 “ Muhammad adalah rasul Allah. Dan orang-orang yang menyertainya adalah orang-orang yang berlaku tegas terhadap orang-orang kafir dan bersikap pengasih sesama mereka “ (Surah al-Fath : 29).

          Mereka adalah kaum yang berjihad fi sabilillah, dan tidak merasa takut dengan celaan orang yang senang mencela, yang tidak akan memundurkan mereka dari keberadaan mereka didalam ketaatan kepada Allah, mendirikan setiap hukum-huum-Nya, memerangi musuh-musuh-Nya, memerintahkan kepada yang ma’ruf dan melarang perbuatan yang mungkar, tidak satupun yang akan menjadikan mereka mundur. Dan tidak seorangpun yang akan menghalangi mereka, dan celaan orang yang senang mencela tidak akan mempengaruhi mereka tidak pula kritikan orang yang selalu mengkritik. Berbeda dengan keadaan orang-orang munafik yang selalu takut dengan situasi-situasi seperti itu … (Lihat didalam Tasir al-Qur’an al-‘Adhzim karya Ibnu Katsir 2 / 73, 4 / 218 dan al-Jami’ li-Ahkam al-Qur’an karya al-Qurthubi 6 / 143).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: