Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

Allah mencintai tetangga yang Sabar

Posted by Abahnya Kautsar pada 15 Maret 2008

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda :

 “Ada tiga golongan yang dicintai Allah : Seseorang yang merhadapan dengan musuhnya dalam sebuah peperangan lalu dia menegakkan lehernya menghadapi mereka hingga dia terbunuh atau membuka jalan kemenangan bagi rekan-rekannya, dan kaum yang melakukan perjalanan  panjang kemudian singgah untuk beristirahat. Lalu salah seorang diantara mereka bangun diwaktu malam dan mendirikan shalat – hingga menjelang waktu shubuh – dan membangunkan rekan-rekanya untuk melanjutkan perjalanan mereka  seseorang yang memiliki tetangga yang selalu menyakitinya, sedang ia bersabar atas perbuatannya hingga mereka berdua dipisahkan oleh kematian atau kepergian memisahkan mereka” (Shahih al-Jami’u ash-Shaghir, nomor 3074).

          Tetangga yang Sabar : Adalah seseorang yang memiliki tetangga yang selalu menyakitinya, namun dia tidak membalas tetangganya dengan turut menyakitinya pula dan tidak membalas kelakuan buruk tetangganya tersebut dengan kelakuan yang buruk pula, melainkan dia bersabar dalam menerima ganguan tetangganya tersebut dan mengaharapkan balasan dari Allah dengan kesabaran itu, dikarenakan salah satu perbuatan ihsan/terpuji bagi tetangga adalah kesiapan menanggung gangguannya. Dan juga meruapakan realisasi pengamalan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam  yang telah beliau wasiatkan kepada seseorang yang datang kepada beliau lantas mengeluhkan tingkah laku tetangganya. Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda kepadanya :

 “ Pergilah dan bersabarlah “ (Shahih Sunan Abu Daud, nomor 4292).

Dan hal itu jugadilakukannya dikarenakan dia menginginkan sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam  :

 “ Sebaik-baik tetangga disisi Allah adalah yang berlaku baik kepada tetangganya “ (Shahih Sunan at-Tirmidzi, nomor: 1586).

          Dan juga dia melakukannya, karena dia menyenangi agar tergolong dalam ayat :

          “ Dan mereka yang mampu menahan amarah dan berlaku pemaaf kepada segenap manusia. Dan Allah mencintai oang-orang berlaku ihsan “ (Surat Ali Imran : 134).

Dimana dia menahan amarahnya atas gangguan yang diberikan oleh tetagganya  dan memberi maaf atas segala prilaku buruk yang datang dari tetangganya, dikarenakan berlaku pemaaf bagi segenap manusia terlebih lagi bagi tetangga merupakan salah satu bentuk amal kebaikan yang  paling mulia. Dan kesabaran seorang atas gangguan tetangganya tidak dilalaikan begitu saja oleh Allah ta’ala melainkan Alah akan memberinya balasan dengan balasan yang terbaik dan balasan tanpa batasan. Allah ta’ala berfirman :

          “ Dan sungguh Kami akan memberi balasan bagi orang-orang yang bersabar, bagi mereka balasan dengan sebaik-baik balasan dari apa yang mereka ketahui “ (Surat an-Nahl : 96).

Dan Allah ta’ala berfirman :

          “ Dan sesungguhnya orang-orang yang bersabar akan dilimpahkan bagi mereka balasan mereka tanpa batasan “ (Surat az-Zumar : 10).

          Sebagian ulama mengatakan : Bersabar atas gangguan merupakan manifestasi jihad atas diri sendiri. Allah ta’ala telah membentuk pada diri setiap orang sebagai tabi’at dasar mereka untuk merasa sakit hati atas perbuatan atau perkataan yang dilontarkan kepadanya. Oleh karena itulah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam  sangat bersedih disaat mereka menyandarkan perlakuan tidak adil kepada beliau pada waktu membagi pembagian. Akan tetapi beliau berlaku lemah lembut kepada yang berbicara dengan bersabr , karena beliau mengetahui akan besarnya pahala orang-orang yang bersabar. Dan Allah ta’ala akan memberinya pahala yang melimpah tak terbatas. Dan seorang yang bersabar lebih besar pahalnya daripada seseorang yang menginfakkan hartanya, dikarenakan kebaikannya akan dilipat gandakan hingga tujuh ratus kali, sedangkan kebaikan pada dasarnya hanya akan dilipat gandakan sebanyak sepuluh kali hingga  yang Allah kehendaki.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: