Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

Lihat Saya Bicara, Ma!

Posted by Ummu Kautsar pada 25 Maret 2008

Bayangkan! Betapa mudahnya mengurus si kecil bila Anda tahu apa yang ada di pikirannya.

Untuk memahami si kecil diperlukan waktu dan kesabaran. Semakin lama Anda menghabiskan waktu bersamanya, semakin mudah Anda mengenali ‘tanda-tanda’ dari si kecil. Anda akan temukan bahwa ternyata si kecil menyampaikan lebih banyak dari yang Anda kira.

Saya Merasa Senang

Sebetulnya Anda bisa mengartikan banyak hal dari mimik wajah serta gerak tubuhnya, jadi sebaiknya Anda fokus pada hal-hal tersebut. Pandangan mata yang takut-takut, tangan yang dikepal serta badan yang kaku merupakan cara-cara si kecil mengatakan perasaannya. Jika Anda ingin melihatnya senang, coba perhatikan reaksi si kecil ketika Anda memanggil namanya atau berjalan mendekatinya.

Anda juga harus mulai waspada dengan gerak tubuh Anda sendiri. “Sebelum si kecil belajar memahami apa yang Anda katakan, ia melihat gerak tubuh dan nada suara Anda,” kata Allan Pease, penulis buku The Definitive Book of Body Language.

Saya Sedih

Semakin Anda dekat dengan si kecil, Anda akan semakin mudah mengantisipasi perasaannya. Tanpa Anda sadari, bayi Anda akan semakin jarang menangis karena Anda sudah tahu sebelumnya apa yang ia inginkan.

Seiring pertumbuhannya, si kecil memperlajari cara lain untuk berkomunikasi, seperti kontak mata, tersenyum dan membuat suara-suara tertentu. Beragam permainan seperti ci luk ba akan mendorong si kecil agar melakukan interaksi dengan Anda. Jika sejak dini si kecil merasa dirinya ‘penting’ dan ‘didengar’, ia akan belajar terbuka pada Anda, seiring dengan pertumbuhan dan perkembangannya.

Dengarkan Saya

Tracy, ibu dari Chiara (5 tahun) pernah mengalami kesulitan saat mencoba memahami anaknya belajar berbicara. “Suatu saat saya menyadari bahwa satu-satunya cara untuk membantunya menyampaikan apa yang ingin ia katakan adalah dengan menatap matanya langsung agar ia melihat bahwa saya benar-benar sedang mendengarkannya. Jika saya tak kunjung mengerti, saya akan memintanya untuk menunjukkan pada saya apa yang ia inginkan. Kemudian Chiara akan sibuk menggerak-gerakkan tubuhnya, seperti permainan tebak kata. Akhirnya saya mengerti dan Chiara pun menjadi senang,” cerita Tracy.

Saya Bosan

Seperti halnya Anda, si kecil juga memerlukan suasana yang tenang untuk beristirahat. Bila si kecil sudah mulai tidak merespon ketika Anda mengajaknya bermain atau berbicara, maka artinya ia butuh istirahat. Jangan salah, dengan mengajaknya berlatih berbicara atau bermain Anda telah merangsang panca inderanya, maka tak heran jika setelah itu ia merasa lelah.

Saya Lapar

Seringkali si kecil menunjukkan dengan jelas bila ia lapar, yaitu dengan tangisannya yang keras. Tapi jika Anda perhatikan dengan seksama, si kecil punya cara yang lebih halus untuk mengatakan ia lapar. Sesekali ia akan menjulurkan lidahnya, mengerutkan dan membunyikan bibirnya. Bila ia melakukan gerakan itu, bisa jadi ia sedang lapar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: