Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

  • Bookmark & Enjoy

    Bookmark and Share
  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Bergabunglah dengan 328 pengikut lainnya

  • Follow Kautsar on WordPress.com
  • Al Qur’an Kalamullah

  • Waktu Shalat Hari Ini

  • Radio Online

  • Kautsar’s Blog On Facebook

  • Y!M Status

    : admin1 : admin2
  • Follow | Kautsar On Twitter

    Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

  • Didukung Oleh :

  • Anda pendatang ke...

    • 2,233,516 kali
  • HTML hit counter - Quick-counter.net
  • 100 Blog Indonesia Terbaik
  • KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
  • Local Business Directory - BTS Local
  • TopOfBlogs
  • Personal Blogs - Blog Rankings
  • Blog directory
  • Blogger SMA Terbaik Indonesia
  • Top 10
  • Bloggerian Top Hits
  • Submit Blog
  • DigNow.net
  • Statistik

  • Kautsarku.wordpress.com website reputation
  • Taklim

    Tegar Di Atas Sunnah Dimasa Fitnah 02 Mp3

Kaidah ini suatu penyelesaian yang bid’ah

Posted by Abahnya Kautsar pada 25 November 2008

Pasal

Kaidah ini suatu penyelesaian yang bid’ah

Kaidah ini akan menggiring kedalam pemberian udzur terhadap sejumlah madzhab-madzhab yang berselisih, menyokong perselisihan mereka dan membenarkan mereka semuanya dengan apa yang mereka yakini, menyamakannya dengan pembenaran yang dilontarkan oleh para ulama dalam masalah-masalah ijtihadiyah yang memungkinkan adanya perselisihan !!. Ini adalah suatu metode yang bid’ah.

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah : ” … Dan kelompok lainnya : Beberapa kaum yang tidak mengenal I’tiqad Ahlus Sunnah wal Jama’ah sebagaimana mestinya, ataukah mereka mengetahui sebagiannya sebagian lainnya mereka tidak ketahui. Dan apa yang mereka ketahui dari I’tiqad tersebut mereka sembunyikan dan sama sekali tidak menjelaskannya dihadapan manusia, dan tidak melarang perbuatan bid’ah dan tidak juga mencela ahlul bid’ah tidak pula menghukum mereka, bahkan bisa jadi mereka mencela perkataan tentang As Sunnah dan Ushuluddin secara mutlak, dan sama sekali tidak mampu membedakan antara pendapat Ahlus Sunnah wal Jama’ah dan pendapat ahlul bid’ah dan furqah –perpecahan -, ataukah mereka meng-iya-kan kesemuanya menurut madzhab mereka masing-masing, sebagaimana para ulama membenarkan dalam beberapa tempat yang diperkenankan adanya ijtihad, perkara yang mungkin dijumpai perbedaan pendapat, inilah hal sebagian besar kaum murji’ah, sebagian kaum mutafaqqihah, kaum sufi dan para ahli filsafat. ” [1]

Judul Asli : Zajr Al Mutahawin Bidhorurah Qaidah Al Ma’dzarah wat Ta’awun

Penulis : Hamd bin Ibrahim Al ‘Utsman

Muroja’ah : Al ‘Allamah Asy Syaikh Sholeh bin Fauzan Al Fauzan

Rekomendasi : Al ‘Allamah Asy Syaikh ‘Abdul Muhsin Al ‘Abbad

Penerbit : Maktabah Al Ghuraba’ Al Atsariyah

Cetakan Pertama 1419 H / 1999 M

Penerjemah : Abu Zakariya Al Atsary


[1] Majmu’ Fatawa 12 / 466 – 467

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: