Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

Membuka lebar-lebar setiap jalan yang ditutup oleh Syara’

Posted by Abahnya Kautsar pada 7 Januari 2009

Pasal

Membuka lebar-lebar setiap jalan yang ditutup oleh Syara’

Allah – ‘azza wajalla – telah menyebutkan jalan-Nya yang lurus, dan menjelaskannya sangat sempurna, dan memberikan tuntunan dengan sebaik-baiknya tuntunan, dan Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam telah pula menyempurnakan penjelasan dan hujjah tersebut.

Maka hanya ada pilihan antara jalan yang lurus ataukah jalan-jalan yang berkelok-kelok. Allah ta’ala berfirman :

{ وَ أَنَّ هَذَا صِرَاطِيْ مُسْتَقِيْماً فَاتَّبِعُوْهُ وَ لاَ تَتَّبِعُوْا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيْلِهِ }

” Dan inilah jalan-Ku yang lurus, maka kalian ikutilah dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan lainnya yang akan menjadikan kalian tercerai berai dari jalan-Nya “ – Al An’am : 153 –

Jadi memberikan udzur bagi setiap yang berselisih tiada lain adalah pembenaran dan keridho-an terhadap jalan-jalan yang menyimpang ini dan melalaikan jalan yang lurus

Berkata Ibnul Qoyyim – rahimahullah – : ” Sesungguhnya jalan yang mengantarkan kepada Allah hanya ada satu, yaitu jalan yang bersamaan diutusnya Rasul-rasulNya , dan diturunkannya kitab-kitab-Nya, dan tidak seorangpun akan sampai kehadapan-Nya kecuali dengan jalan ini, walaupun setiap manusia datang dari semua jalan, dan membuka setiap pintu , akan tetapi jalan-jalan itu semuanya buntu dan pintu-pintu itupun semuanya tertutup, kecuali dari jalan yang satu ini, dikarenakan jalan ini bersambung dan akan mengantarkan kepada Allah “[1]

Dan dihadapan perkataan beliau yang kemilau ini, ucapan yang berkata : Bahwa engkau telah menutupi sesuatu yang telah dilapangkan ! Dan mengekang manusia didalam kesempitan !! Dan sesungguhnya agama ini tidaklah sempit !! dan serupa dengan kalimat-kalimat itu …

Berkata Asy Syathibi menanggapi hal ini : ” Ini adalah ucapan yang semuanya keliru dan menunjukkan kebodohan dari apa-apa yang telah disampaikan oleh syari’at “[2]

Judul Asli : Zajr Al Mutahawin Bidhorurah Qaidah Al Ma’dzarah wat Ta’awun

Penulis : Hamd bin Ibrahim Al ‘Utsman

Muroja’ah : Al ‘Allamah Asy Syaikh Sholeh bin Fauzan Al Fauzan

Rekomendasi : Al ‘Allamah Asy Syaikh ‘Abdul Muhsin Al ‘Abbad

Penerbit : Maktabah Al Ghuraba’ Al Atsariyah

Cetakan Pertama 1419 H / 1999 M

Penerjemah : Abu Zakariya Al Atsary


[1] At Tafsir Al Qoyyim hal. 14 – 15

[2] Al Muwafaqat 4 / 142

Iklan

Sorry, the comment form is closed at this time.

 
%d blogger menyukai ini: