Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

Pendapat Beberapa Ulama dalam menyikapi Kaidah ini (2)

Posted by Abahnya Kautsar pada 28 Januari 2009

Pasal

Pendapat Samahatusy Syaikh Al ‘Allamah Al Mufti ‘Abdul ‘Azis bin Baaz

Beliau berkata – hafidhzohullah – : ” Benar, suatu kewajiban untuk tolong menolong dengan yang telah kita sepakati berupa penegakan kebenaran, da’wah kepada kebenaran itu, memperingatkan segala yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya. Adapun memberikan udzur kelapangan antara kita satu sama lainnya dalam masalah yang kita perselisihkan, maka tidak secara mutlak penerapannya, melainkan mestilah dicermati terlebih dahulu. Jikalau masalah itu termasuk dalam masalah ijtihadiyah yang dalilnya masih tersamarkan, maka yang wajib adalah menghindari pengingkaran antara satu sama lainnya, namun masalah yang menyelisihi al Qur’an dan As Sunnah maka yang menjadi keharusan adalah mengingkari semua yang menyelisihi nash syara’ dengan hikmah dan teguran yang santun, berdialog dengan cara yang baik, sebagai realisasi firman Allah ta’ala :

{ وَ تَعَاوَنُوْا عَلىَ البِرِّ وَ التَّقْوَى وَ لاَ تَعَاوَنُوْا عَلىَ الإِثْمِ وَ العُدْوَانِ }

” Dan tolong menolonglah kalian dalam kebajikan dan ketaqwaan dan janganlah kalian tolong menolong dlam perbuatan dosa dan permusuhan “ – Al Ma’dah : 2 –

Dan firman-Nya –subhanahu – :

{ وَ المُؤْمِنثوْنَ وَ الُمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُوْنَ بِالمَعْرُوْفِ وَ يَنْهَوْنَ عَنِ اْلمُنْكَرِ }

Orang-orang yang beriman, laki-laki maupun wanita yang satu adalah wali atas yang lainnya, mereka memerintahkan kepada perbuatan yang ma’ruf dan melarang dari perbuatan yang mungkar “ – At Taubah : 17 –

Dan firman-Nya ‘azza wajalla :

{ اُدْعُ إِلىَ سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَ المَوْعِظَةِ الحَسَنَةِ وَ جَادِلْهُمْ بِالتِيْ هِيَ أَحْسَنُ }

” Dan kalian ajaklah kejalan Rabb-mu dengan hikmah dan teguran yang santun dan berdialoglah dengan mereka dengan cara-cara yang baik “ – An Nahl : 125 –

Dan sabda Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam : ” Barang siapa diantara kalian yang melihat suatu kemungkaran maka mestilah ia merubahnya dengan tangannya, jikalau ia tidak sanggup maka dengan lisannya, jika ia tidak sanggup maka dengan hatinya, dan seperti itu adalah selemah-lemah iman “

Dan sabda beliau shollallahu ‘alaihi wasallam : ” Barang siapa yang menunjukkan kebaikan, maka baginya serupa pahala yang melakukan kebaikan itu “

Kedua hadits ini dikeluarkan oleh imam Muslim dalam kitab ” Shohih ” beliau, ayat-ayat Al Qur’an dan hadits-hadits Nabi tentang masalah ini demikian banyaknya ” [1]

Judul Asli : Zajr Al Mutahawin Bidhorurah Qaidah Al Ma’dzarah wat Ta’awun

Penulis : Hamd bin Ibrahim Al ‘Utsman

Muroja’ah : Al ‘Allamah Asy Syaikh Sholeh bin Fauzan Al Fauzan

Rekomendasi : Al ‘Allamah Asy Syaikh ‘Abdul Muhsin Al ‘Abbad

Penerbit : Maktabah Al Ghuraba’ Al Atsariyah

Cetakan Pertama 1419 H / 1999 M

Penerjemah : Abu Zakariya Al Atsary


[1] Majmu’ Fatawa 3 / 58 – 59 , disusun oleh DR. Asy Syuwai’ir

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: