Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

  • Bookmark & Enjoy

    Bookmark and Share
  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Bergabunglah dengan 328 pengikut lainnya

  • Follow Kautsar on WordPress.com
  • Al Qur’an Kalamullah

  • Waktu Shalat Hari Ini

  • Radio Online

  • Kautsar’s Blog On Facebook

  • Y!M Status

    : admin1 : admin2
  • Follow | Kautsar On Twitter

  • Didukung Oleh :

  • Anda pendatang ke...

    • 2,031,073 kali
  • HTML hit counter - Quick-counter.net
  • 100 Blog Indonesia Terbaik
  • KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
  • Local Business Directory - BTS Local
  • TopOfBlogs
  • Personal Blogs - Blog Rankings
  • Blog directory
  • Blogger SMA Terbaik Indonesia
  • Top 10
  • Bloggerian Top Hits
  • Submit Blog
  • DigNow.net
  • Statistik

  • Kautsarku.wordpress.com website reputation
  • Taklim

    Tegar Di Atas Sunnah Dimasa Fitnah 02 Mp3

Hati-hati, Teriakan Dan Pukulan Bisa Bikin Anak Bodoh

Posted by Ummu Kautsar pada 5 Maret 2010

Cara mendidik anak dengan pukulan dan teriakan bisa menjadi salah satu penyebab anak menjadi bodoh. “Otak yang seharusnya dipakai untuk berpikir, hanya dipakai untuk mempertahankan hidup akibat pukulan dan teriakan,” kata Psikolog Ery Soekresno dalam seminar “Mendidik Anak Tanpa Pukulan dan Teriakan” di Aula Setda Pemprov Banten di Serang, Ahad (17/1).

Ery menyatakan, mendidik anak dengan cara pukulan dan teriakan memang bisa mempercepat anak untuk mengerti melakukan sesuatu tindakan, namun hal itu bukan suatu penyadaran terhadap anak, karena ada unsur keterpaksaan. Sebab, menegakkan disiplin dan aturan adalah melatih anak untuk dapat mengendalikan dorongan dari dalam dirinya sehingga tercapai tujuan yang mulia.

Menurut Erry, mendidik anak tidak sama dengan menghukum. Tujuan pendidikan adalah menjadikan anak bahagia dan produktif dengan cara memberikan hasil karya nyata. Jika mendidik dengan teriakan dan pukulan, maka yang bekerja adalah otak reftil yang ada di belakang. Anak jadi bodoh karena menggunakan otak itu untuk mempertahankan hidup.

“Anak hanya berpikir untuk mempertahankan diri, sulit berpikir yang lain. Pukulan dan teriakan sudah tidak cukup, tapi anak harus faham,” kata psikolog Kelompok Pecinta Pendidikan Bangsa (KPPB) tersebut.

Selain itu, Ery menambahkan cara mendidik anak dengan teriakan dan pukulan juga bisa mengakibatkan anak menjadi kurang percaya diri. Anak akan cenderung melakukan tindakan kriminal karena meniru perbuatan orang tuanya.

“Namun yang harus dilakukan orang tua adalah membuat aturan dan memberikan konsekuensi saat anak melanggar aturan, sesuai dengan apa yang dilanggarnya,” kata Ery pada seminar yang diselenggarakan oleh Taman Kanak Kanak Islam Terpadu (TKIT) Al-Izzah Serang.

metrotvnews.com

3 Tanggapan to “Hati-hati, Teriakan Dan Pukulan Bisa Bikin Anak Bodoh”

  1. […] Lihat Berita Seluruhnya di http://www.bagi-bagi-info.co.cc […]

  2. nur yulia etania said

    bagaimana caranya agar sy sbg ortu tidak mrh sm anak sy yg pertama yg kadang bertengkar sm adiknya.yg kena marah pasti yg pertama sehingga ia kdng merasa tdk diperhatikan

    • Kautsar said

      sebagai orang tua kita jangan selalu marah kepada anak, tapi berikan pengertian kepada anak, misal anak pertama nakal/merebut anak mainan adiknya, maka kita jangan memarahinya, tapi beri pengertian yang baik, misal saja, bermain bersama-sama atau main mainannya bergantian. Kalau anak sering dimarahi, takutnya anak tersebut mengalami trauma atau saat dia besar menjadi anak yang keras sifatnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: