Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

  • Bookmark & Enjoy

    Bookmark and Share
  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Bergabunglah dengan 328 pengikut lainnya

  • Follow Kautsar on WordPress.com
  • Al Qur’an Kalamullah

  • Waktu Shalat Hari Ini

  • Radio Online

  • Kautsar’s Blog On Facebook

  • Y!M Status

    : admin1 : admin2
  • Follow | Kautsar On Twitter

  • Didukung Oleh :

  • Anda pendatang ke...

    • 2,030,833 kali
  • HTML hit counter - Quick-counter.net
  • 100 Blog Indonesia Terbaik
  • KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
  • Local Business Directory - BTS Local
  • TopOfBlogs
  • Personal Blogs - Blog Rankings
  • Blog directory
  • Blogger SMA Terbaik Indonesia
  • Top 10
  • Bloggerian Top Hits
  • Submit Blog
  • DigNow.net
  • Statistik

  • Kautsarku.wordpress.com website reputation
  • Taklim

    Tegar Di Atas Sunnah Dimasa Fitnah 02 Mp3

Alhamdulillah, Blog Ini Bisa Hadir Kembali…

Posted by Kautsar pada 25 November 2010

Bismillah.

Alhamdulillah, akhirnya setelah sekian lama blog ini tidak bisa untuk update artikel, akhirnya dengan pertolongan Allah semata, blog ini dapat hadir kembali dengan segala kekurangan yang ada di sana-sini. Tidak ada yang pantas kami banggakan, karena kami hanyalah makhluk lemah yang punya banyak kekurangan, tapi dengan adanya kekurangan itulah yang menyemangati kami untuk berusaha melengkapi kekurangan yang ada meskipun tetap tidak akan mampu bagi kita untuk sempurna, karena kesempurnaan hanyalah milik Allah Ta’ala.

Tentu ada alasan kenapa kami selama beberapa bulan blog ini vakum tidak menampilkan artikel terbaru dan update download. Ada beberapa hal yang ingin kami ceritakan di sini, yang pada intinya adalah karena sempat hilangnya (tidak bisa diakses) email admin blog ini karena telah dicuri seseorang dan dirubah password-nya, dan entah mengapa dan apa sebabnya, parahnya, ia juga merubah semua akun yang didaftarkan dengan email tersebut, di antaranya adalah akun blog ini dan beberapa akun affiliasi lainnya.

Tidak seperti cerita teman dalam sebuah blognya yang ia mampu mengembalikan emailnya hanya dalam waktu dua jam saja, karena saya bukan ahli dalam hal seperti ini, akhirnya cara manual-lah yang saya pakai untuk mengusahakan email saya kembali, dengan harapan jika email saya kembali maka semua akun yang terdaftar dengan email tersebut dapat diaktifkan kembali.

Dan… Alhamdulillah, akhirnya dengan pertolongan Allah kemudian dengan segala usaha yang telah saya lakukan (meskipun sampai berbulan-bulan… ), email saya tersebut dapat kembali dan dengan itu pula saya aktifkan kembali blog ini.

Ini adalah kejadian kedua di blog ini setelah sebelumnya blog ini sempat di blokir karena adanya artikel dan widget affiliasi yang terposting/terpasang. Ini juga kali kedua saya harus bersusah payah menghubungi “Anthony – WordPress” untuk sekedar menanyakan dan konfirmasi ada apa dan mengapa terjadi di blog ini. Sampai saat ini saya merasa puas dengan layanan wordpress ini atau tanggapan Anthony-wp via email. Salut buat wordpress…^^

Banyak hal menarik, ketika saya hari ini bisa kembali melihat dashboard blog ini, terutama komentar yang ada yang jumlahnya sampai 251 komentar yang belum di approve (banyaknya… ckckck…), maka dengan ini saya (admin) mohon maaf jika ada pertanyaan atau komentar yang belum terjawab, insya Allah akan segera kami tanggapi semampu kami.

Tak lupa kepada teman blogger semua yang telah sudi mendatangi blog ini maupun semua pendatang blog ini, kehadiran kalian di blog ini adalah satu sebab yang menjadikan blog ini survive. Terimakasih, Jazakumullahu khairan.

===========================

Sebagai penenang jiwa, penyejuk hati ada sebuah tulisan untuk kita dan terkhusus untuknya wahai yang telah mencuri akun-akunku, yang mungkin kini telah menganggapku sebagai musuh dan bahaya bagimu.

Terima kasih, musuh…!

Engkau mengajariku bagaimana mendengar kritik yang pedas tanpa harus merasa galau. Engkau mengajariku bagaimana harus terus melangkah di jalan yang telah kutempuh tanpa ragu, meski kadang aku harus mendengar kata-kata yang kurang pantas atau tidak layak. Sungguh, ini adalah pelajaran yang sangat berharga. Pelajaran yang tidak bisa didapatkan secara teori, bahkan oleh seseorang yang telah berupaya dan berupaya. Sampai kemudian Allah mendatangkan orang lain sebagai pelatih, yang memaksa meneguk pil pahit untuk pertama kalinya, agar terbiasa untuk selanjutnya.

Terima kasih, musuh…!

Engkaulah penyebab lahirnya pendisiplinan diri; agar diri tidak hanyut oleh pujian para pemuji. Sungguh, Allah menjadikanmu sebagai penyeimbang. Agar, seseorang tidak tertipu oleh pujian, atau sanjungan orang yang berlebihan, atau ujub yang tidak pada tempatnya, dari para pengagum yang hanya melihat kebaikan dan kebaikan belaka. Berbeda dengan engkau! Engkau tidak melihat kecuali dari sisi lain. Atau, engkau sejatinya melihat kebaikan tapi engkau buat ia menjadi buruk.

Terima kasih, musuh…!

Engkau telah mencela lisan-lisan pembela kebenaran, menyerangnya, juga menentangnya, yang karenanya mengobarkan sikap pembelaan yang hebat.

Jika bukan karena nyala api yang membakarnya
Aroma harum kayu gaharu takkan ada yang tahu

Terima kasih, terima kasih! Engkau mempunyai kelebihan –sekalipun tidak engkau inginkan– dalam menciptakan iklim keseimbangan, juga obyektifitas sebuah pemikiran. Kadang, manusia meletakkan al-haq melampaui kadarnya. Dan engkau, menjadi penyebab ditegakkannya keseimbangan. Penyebab adanya evaluasi dan perbaikan. Maka, janganlah engkau diperbudak kemarahan atas sebab penolakanmu. Sebab seseorang, jika kepentingan telah masuk, tak dapat lagi melihat dan berpikir jernih. Yang tersisa hanya menolak dan menentang. Tak ada lagi ketenangan dan kehati-hatiaan dalam dirinya. Tak ada lagi kecermatan dalam memandang pendapat orang yang berbeda dengannya. Padahal, boleh jadi yang berbeda itu benar, meski hanya sedikit.

Terima kasih, musuh…!

Sungguh, Engkau telah mengasah semangat, menciptakan tantangan, membuka arena, dan menggelar kompetisi. Hingga setiap orang benar-benar terobsesi memenangkan dirinya, berambisi meningkatkan dirinya, tuk meraih kedudukan yang tinggi nan utama. Ya, berlomba adalah sunnah syar’iyah, adalah ketentuan Rabbani. Bukankah Allah berfirman, “Maka, pada yang demikian itu hendaklah manusia mau berlomba.”

Tentu, kemuliaan sebuah perlombaan, didasarkan pada tata-cara yang mulia, tujuan yang benar, media yang sehat, serta rongga yang bersih.

Terima kasih, musuh…!

Engkaulah yang menempa kami untuk berlatih bersabar, berlatih tabah dalam menghadapi cobaan, dan berlatih membalas keburukan dengan kebaikan sekaligus penolakan.

Terima kasih, musuh…!

Ya, timbangan kebaikan seseorang kelak, kadang bukan buah dari amal shalih yang ia lakukan. Tetapi, ia buah dari kesabaran, buah dari bersikap baik, buah dari ridha atas ketentuan-Nya, buah dari bersikap memaafkan…

Musuhku…, aku sadar betul bahwa sebagian dari kata-kata ini membuatmu tidak berkenan, atau bahkan terasa menyesakkan hati. Tapi, sungguh saya tidak bermaksud membuatmu begitu. Sejujurnya saya katakan, engkau adalah teman sejati. Engkau adalah saudaraku seagama, sekalipun terdapat perbedaan pendapat di antara kita. Kalau saja kita mau melihat titik persamaan, cukup banyak yang bisa kita temukan.

Semoga tulisan kami ini bukan tulisan terakhir kami di blog ini, dan juga bukan sebagai batasan untuk menghubungi kami, karena kami masih bisa dihubungi melalui sarana lain selain melalui blog ini, terimakasih atas perhatiannya, Jazakumullahu khairan…

2 Tanggapan to “Alhamdulillah, Blog Ini Bisa Hadir Kembali…”

  1. Betul akhi..kita hanya dapat mengambil hikmah dari kejadian yang menimpa kita..semoga tidak terulang kembali..selamat datang kembali di dunia blogger🙂

  2. Mudah-mudahan hal itu tidak terulang lagi… dan semoga semakin sukses…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: