Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

  • Bookmark & Enjoy

    Bookmark and Share
  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Bergabunglah dengan 328 pengikut lainnya

  • Follow Kautsar on WordPress.com
  • Al Qur’an Kalamullah

  • Waktu Shalat Hari Ini

  • Radio Online

  • Kautsar’s Blog On Facebook

  • Y!M Status

    : admin1 : admin2
  • Follow | Kautsar On Twitter

  • Didukung Oleh :

  • Anda pendatang ke...

    • 2,031,073 kali
  • HTML hit counter - Quick-counter.net
  • 100 Blog Indonesia Terbaik
  • KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
  • Local Business Directory - BTS Local
  • TopOfBlogs
  • Personal Blogs - Blog Rankings
  • Blog directory
  • Blogger SMA Terbaik Indonesia
  • Top 10
  • Bloggerian Top Hits
  • Submit Blog
  • DigNow.net
  • Statistik

  • Kautsarku.wordpress.com website reputation
  • Taklim

    Tegar Di Atas Sunnah Dimasa Fitnah 02 Mp3

Masak Telor Pakai Handphone [Waspadai Bahaya Radiasi Handphone]

Posted by Kautsar pada 11 Januari 2011

Suatu ketika ada seseorang yang menginginkan telur rebus, namun tidak ada air dan tidak ada juga kompor untuk memasak, padahal untuk keluar rumah tidak memungkinkan, bagaimana caranya agar ia bisa mendapatkan telur rebus tersebut tanpa harus memasak di kompor dengan air panas?

Ternyata ia ingat sesuatu, dengan cara dan peralatan yang sederhana bisa dihasilkan telur rebus. Ia pun kemudian menyiapkan beberapa barang berikut:

  • 1 butir telur mentah.
  • 2 buah handphone, dan
  • 65 menit percakapan dari 1 handphone ke handphone lainnya.

Kemudian lakukan panggilan (percakapan) antara kedua handphone tersebut selama kurang lebih 65 menit.

Jika diperhatikan dengan seksama, 15 menit pertama pada telur tidak terjadi apa-apa, setelah 25 menit percakapan, telur mulai hangat, setelah 45 menit telur mulai panas, dan setelah 65 menit telurpun matang. (wah..)

Jika disimpulkan dari kejadian tersebut kurang lebih adalah adanya radiasi mikro yang dipancarkan oleh handphone yang sedang digunakan berhubungan (telpon) ternyata mampu memodifikasi protein yang terdapat dalam telur tersebut.

Bisa dibayangkan apa yang terjadi dengan protein dalam otak kita ketika kita berbicara dengan handphone.

Itu baru sebagian dari kejadian yang berkaitan dengan handphone, disamping banyak manfaat yang kita peroleh dari handphone, ternyata juga kita temui “mudharat” (keburukan) yang itu adalah hal wajar karena tidak ada makhluk yang diciptakan sempurna karena kesempurnaan hanyalah milik Allah Subhanahu wa ta’ala.

Hal lain yang terjadi kaitannya dengan handphone ini, saya jadi teringat adanya sms yang masuk ke handphone istri saya dari teman ummahat-nya yang bunyinya kurang lebih :

“Seorang wanita menggunakan handphone nya pada saat memasak di rumah. Secara tiba-tiba tabung gas nya meledak dan 40 % bagian tubuhnya terbakar. Wanita tersebut telah meninggal dunia siang kemarin.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Hati-hati terutama kaum wanita yang kesehariannya memasak jika menggunakan handphone di dapur.

 

 

WASPADAI BAHAYA RADIASI HANDPHONE

Dari beberapa kasus di atas, sebenarnya seberapa bahayakah radiasi yang dihasilkan oleh handphone tersebut?

 

Hal-hal berikut ini adalah yang harus diwaspadai jika menggunakan handphone, karena bisa jadi menggunakan handphone selain manfaat kita dapat, tapi juga ancaman yang sangat beresiko bagi diri kita dan orang sekitar kita.

1. CUKUP UNTUK MEMICU LEDAKAN GAS ELPIJI

Handphone selain mengeluarkan frekwensi tinggi, juga mengeluarkan bunga api (meskipun kecil sekali, cuman seukuran 1 mikron. 1 mikron = 1/100 mm). Percikan api ini timbul di sekitaran antena koil, akibat beda potensial tegangan yg cukup tinggi.

Kemudian adanya lampu LED (Light Emitting Diode) yg juga mengeluarkan cahaya.

LED yg dipakai pada HP berbeda dg LED yg dijual di pasaran elektronika. LED pada HP ternyata ‘telanjang’ (langsung terlihat filamen diodanya kontak dengan udara bebas) beda dengan LED toko yg diberi selubung tabung dari plastik sehingga filamennya terlindung.

Pada saat LED menyala, maka akan timbul pijar. Nah pijar dan percikan api dari koil tadi yang kadang-kadang menjadikan orang jadi berpikir takut terjadi ledakan.

Kejadian ini sama saja dengan tabung gas yang bocor di dalam rumah. Gas elpiji yang bocor akan menempati bagian bawah rumah (lebih berat dari udara). Tapi gas elpiji merupakan tingkatan lebih tinggi dari bensin (lebih mudah terbakar atau dengan kata lain oktannya tinggi).

Nah, kalau ada gas elpiji bocor dalam rumah, berarti udara dalam rumah akan jenuh dengan gas elpiji. Maka kita dilarang keras untuk menyalakan lampu listrik. Sebenarnya bukan lampunya yang menyebabkan terbakar, tetapi percikan bunga api di saklar lampu pada saat kita menyalakan lampu tersebut.

Sering terjadi jika kita perhatikan ketika kita menyalakan lampu (apalagi yg wattnya tinggi), pada saklarnya sering muncul bunga api mercik?

Untuk lebih mudahnya anda bisa melakukan percobaan sebagai berikut (walaupun sebaiknya tidak dilakukan, kecuali resiko ditanggung sendiri):

  • tutup pintu, jendela, dan lubang-lubang di rumah anda serapat-rapatnya,
  • buka maksimal katup gas pada kompor gas anda,
  • tunggulah kira-kira 15-30 menit,
  • silakan hubungi telepon aktif yang ada di rumah anda, dan… DUAAAARRR !!!

Dijamin rumah anda akan hancur karena percikan bunga api dari ringer telepon anda menyambar gas yang sudah memenuhi rumah.

PERINGATAN : Resiko Tanggung Sendiri, jadi sangat disarankan untuk tidak melakukan percobaan tersebut di rumah sendiri apalagi rumah orang lain.

2. DILARANG MENYALAKAN HANDPHONE KETIKA BERADA DI POM BENSIN

Masih berkaitan dengan LED. Percikan api dan LED tersebut sebenarnya tidak cukup untuk menyulut uap bensin (benzena C4H8O12) di udara terbuka. tapi Lain cerita jika udara yg ada sudah cukup jenuh sekali dengan uap bensin tersebut. Jika cukup jenuh, maka uap bensin tersebut akan dapat terbakar oleh percikan yg cukup kecil tersebut. Efeknya ya ledakan (njeblug). (jadi tidak ada salahnya kita tidak menggunakan “hape” saat pengisian bahan bakar).

Barangkali akan lebih jelas jika diperhatikan pada video berikut (“Berbahayanya Penggunaan Handphone di POM Bensin”)

Jadi…

Adanya larangan memakai/menggunakan handphone di SPBU itu sama sekali bukan tindakan mengada-ada, apalagi dianggap “pembodohan”.

Sebagai catatan:

Setiap peralatan listrik (elektronik) PASTI… sekali lagi PASTI mengeluarkan bunga api (sekecil apapun), baik dari kontak baterai, speaker, lampu, maupun antar jalur listrik. Sedangkan bensin itu adalah salah satu bahan bakar yg mudah menguap. Inilah yang dikhawatirkan, jika gas akibat uap bensin itu “jalan-jalan” ke sekitar handphone yang sedang kita gunakan, probabilitas kuping kita meledak adalah besar sekali.

Jangan tunda lagi. Segera beritahu informasi ini kepada teman/sanak keluarga/handai taulan. Dengan Anda mau meluangkan sedikit waktu, Anda telah berusaha menyelamatkan orang-orang di sekitar Anda dari bahaya yang mematikan ini.

Indahnya berbagi dan peduli terhadap sesama.

>>> Dari berbagai sumber.

==================

Baca juga:

2 Tanggapan to “Masak Telor Pakai Handphone [Waspadai Bahaya Radiasi Handphone]”

  1. AnggA said

    haha ada ada aj

  2. malva kayla said

    Kata guru aku juga ka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: