Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

  • Bookmark & Enjoy

    Bookmark and Share
  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Bergabunglah dengan 328 pengikut lainnya

  • Follow Kautsar on WordPress.com
  • Al Qur’an Kalamullah

  • Waktu Shalat Hari Ini

  • Radio Online

  • Kautsar’s Blog On Facebook

  • Y!M Status

    : admin1 : admin2
  • Follow | Kautsar On Twitter

  • Didukung Oleh :

  • Anda pendatang ke...

    • 2,030,833 kali
  • HTML hit counter - Quick-counter.net
  • 100 Blog Indonesia Terbaik
  • KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
  • Local Business Directory - BTS Local
  • TopOfBlogs
  • Personal Blogs - Blog Rankings
  • Blog directory
  • Blogger SMA Terbaik Indonesia
  • Top 10
  • Bloggerian Top Hits
  • Submit Blog
  • DigNow.net
  • Statistik

  • Kautsarku.wordpress.com website reputation
  • Taklim

    Tegar Di Atas Sunnah Dimasa Fitnah 02 Mp3

Mandi Bola Untuk Anak-anak Berbahaya?

Posted by Kautsar pada 6 Februari 2011

Sekedar sedikit sharing tentang permainan mandi bola yang permainan ini umumnya didominasi anak-anak. Kami ambil dari berbagai artikel dan milis, yang ternyata ada beberapa pengalaman nyata dari orang-orang yang membawa anaknya ke tempat permainan mandi bola ini. Semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua dalam memilih jenis permainan untuk anak.

Kasus Pertama :

Beberapa waktu lalu saya mengantar putri saya mandi bola di salah satu mal di daerah Ibu saya. Sebenarnya di rumah saya, saya buat arena mandi bola sendiri yg rutin saya bersihkan. Berhubung mudik, tidak mungkin saya bawa seluruh mainan putri saya (apalagi mandi bola).

Pada waktu mengangkat putri saya dari arena mandi bola, saya merasa tergigit serangga dan memang ada bekas gigitan, setelah itu saya oleskan salep. Nyatanya 2 hari kemudian, saya demam hebat, menggigil dan panas tinggi. Saya tidak berfikir bahwa itu disebabkan gigitan serangga, saya pikir karena saya terlalu letih.

Nyatanya, bercak gigitan menyebar, setelah saya periksakan ke dokter, dokter menyatakan herpes. Dijelaskan bahwa serangga bisa sebagai pembawa virus herpes. Dokter mengatakan saya sebaiknya hati-hati membawa putri saya untuk bermain, jangan sembarangan memasukkan anak dalam arena permainan karena banyak kejadian anak sakit tapi kita tidak tahu mungkin tertular di tempat area main. Kita harus memilih apalagi jika arena permainan tidak tersentuh sinar matahari lebih baik ajari dia untuk bermain di area bebas seperti jogging area atau taman kota.

Kasus Kedua :

Ini kejadian baru menimpa anak bekas tetangga di Bandung ..

Pas hari libur, sabtu/minggu seperti biasa pasti orang tua pingin ajak anaknya main. tetanggaku dia ajak anak perempuannya umur 3,5th mandi bola di B**.  Nggak ada feeling apa-apa, anaknya senang main-main.

Setelah itu besoknya dia masih sekolah (Pre-School) seperti biasa, nggak ada tanda-tanda apapun. Tapi tiba2 hari ke 4 setelah dia mandi bola itu, tanpa gejala apapun, tahu-tahu dia ngga bisa jalan, anaknya pun nggak mengeluh ada gejala sakit apapun, dia cuma nanya dengan polosnya ke ibunya “Mama.. kok Riska nggak bisa jalan ya ma”

Akhirnya sama ibunya dia langsung dibawa ke RS. Boromeus Bandung, dan itupun setelah diperiksa sama DSA (Dokter Spesialis Anak), nggak langsung ketahuan sebabnya kenapa tiba-tiba lumpuh, Sampai akhirnya setelah pemeriksaan dokternya, Riska dikasih antibiotik macam-macam yang memungkinkan buat ngobatin sakitnya itu, karena menurut dokternya ini kena kuman.

Akhirnya, besoknya Riska dirujuk ke RS. Hasan Sadikin karena ada DSA yang menangani kasus seperti ini. Selidik punya selidik, akhirnya DSA di Hasan Sadikin menemukan bahwa Riska kena virus IPD, yang virusnya menyebar melalui sumsum tulang belakang, sampai akhirnya akan merambat ke otak.

Karena itu, Riska disuntik setiap hari yang harga suntikannya 6jt/suntik. Untuk mencegah virus itu berhenti menyebar agar tidak ke otak. Menurut dia, memang virus ini masih jarang di indonesia dan belum diwajibkan sama IDAI. Tapi mulai ada penyebaran virus ini yang menyerang terutama pada balita dan orang tua di atas 60.

Dokternya tidak bisa menjamin apa-apa, tapi hanya berusaha untuk mencegah penyebaran virusnya. Dokternya pun tidak bisa bilang kalau itu karena mandi bola.

Tapi saat aku cerita ke kakak iparku, ternyata dia ada pengalaman, anak temen kantornya terkena virus yang sama dan persis kejadiannya setelah mandi bola juga.

Menurut DSA temen kakakku itu, tempat mandi bola memang merupakan lokasi penularan paling bagus untuk virus apapun, terutama di tempat-tempat umum.

Karena jarang sekali pihak taman bermain itu mencuci bola-bola tersebut dan dengan ruangan yang tertutup dan lembab, tidak kena sinar matahari, tempat mandi bola jadi tempat bersemayamnya virus.

Kasus Ketiga :

Satu dari putra-putraku kehilangan jam tangannya dan karenanya dia sangat kecewa. Jadi kami menggali di antara bola-bola untuk mencarinya. Sambil mencari jam tersebut, kami menemukan muntahan, makanan, kotoran dan sesuatu lainnya yang tidak ingin saya sebutkan. Saya pergi ke manager dan memprotes hal tersebut dan menemukan bahwa kolam bola hanya dibersihkan satu kali setiap bulannya. Saya bahkan ragu bahwa itu telah dilakukan sesering itu. Anak-anakku tidak akan pernah bermain lagi di kolam bola manapun.

Kasus Keempat :

Hai, namaku Lauren Archer, putraku KEVIN dan aku tinggal di Melbourne, Australia.

2 October 1999. aku membawa putra tunggalku ke M* D****** untuk perayaan ulang tahunnya yang ketiga. Setelah dia menyelesaikan makan siangnya aku mengijinkan dia bermain di kolam bola. ketika tak lama kemudian dia mulai melolong, aku bertanya kepadanya apa ada masalah. Dan dia menunjukkan pantatnya dan berkata dengan sederhana : “Ma, disini sakit.”

Aku tidak dapat menemukan apapun yang keliatannya bermasalah pada dia saat itu. Aku memandikannya ketika kami pulang, dan menemukan di point yang dia tunjuk, terdapat memar – bekas bilur di pantatnya.

Berdasarkan pemeriksaan, kelihatannya itu adalah sesuatu seperti ada serpihan di bawah memar itu. Aku membuat janji dengan dokter pada hari berikutnya dan anakku mulai muntah dan gemetaran, kemudian matanya berputar ke belakang kepalanya, dari situ, aku memutuskan untuk ke ruang darurat/ICU. Dia meninggal tepat pada malam hari itu.

Yang mematikannya adalah memar di pantatnya, yang merupakan ujung sebuah jarum suntik yang patah ketika tertusuk masuk ke pantatnya. Hasil autopsi menyebutkan Kevin mati karena overdosis heroin.

Minggu berikutnya, polisi memindahkan bola-bola dari kolam bola, di sana ditemukan makanan rusak, beberapa jarum suntik lainnya, beberapa masih dosis penuh, beberapa telah digunakan, pisau-pisau, permen yang dimakan separuhnya, diapers, kotoran dan genangan urine.

Kasus Kelima :

Seorang anak kecil lainnya telah bermain di kolam bola Burger King dan mulai mengeluh lengannya terluka. Dia juga meninggal kemudian. Ditemukan bahwa dia mendapat gigitan ular di sekitar lengan dan pantatnya. Ketika mereka membersihkan kolam bola itu, mereka menemukan sarang ular berbisa di dasar kolam bola tersebut. Anak kecil itu telah menderita sejumlah gigitan dari ular2 yang sangat berbisa.

So, apa kesimpulan yang kalian dapat dari sharing teman-teman ini? Mungkin bisa menjadi satu acuan buat kita semua agar lebih berhati-hati lagi untuk segala hal yang berhubungan dengan anak kita, terutama dalam memilih jenis permainan untuk mereka.

sumber link: berbagai sumber.

18 Tanggapan to “Mandi Bola Untuk Anak-anak Berbahaya?”

  1. gilang said

    http://www.piname.com Original bukan kloningan Jejaring social nak bangsa dukung yuk …perpaduan antara FB twitter dan koprol
    oooh iya gan yang bikin masih nak smu coba cek TKP

  2. 'AINI WIDODO said

    Mohon ana tuk d tag catatanx. Semoga dpt b’manfaat tuk qt smua khususx ana sendiri. Syukron katsir.

    • Kautsar said

      hmm… maksudnya nge-tag kayak facebook? Maaf ya tag yang berlaku di blog seperti wordpress ini hanya untuk kata kunci yang berkaitan dengan artikel, bukan seperti di facebook tag profil, kalau memang berminat dengan artikel-artikel di blog ini Anda bisa mendapatkan update artikel terbaru melalui email, dengan mendaftarkan email Anda ke Subscriber yang ada di side bar sebelah kiri paling bawah.
      caranya, ketik alamat email anda dan klik daftar, insya Allah setiap ada artikel terbaru akan muncul di inbox email anda, terimakasih.

  3. bitt said

    hi…minta izin saya share di blog saya ya…(schedule entry on 10.1.12)

  4. bunda Queen said

    haddewh…jd ngeri,merindiiing,takut…

  5. budi anjasmara said

    pada intinya semua semua orang tua harus jeli dan berhati-hati dalam memilih jenis permainan untuk anak-anaknya. tidak ada jaminan sebuah permuaian sangat aman maupun berbahaya buat buah hati kita amasing-masing, karena dalam kasus yang terjadi pada permainan mandi bola, bisa saja hal itu terjadi dikarenakan kurangnya pengawasan dan kontrol dari pihak pengelola. itu juga diperkuat bahwa sarana permainan tersebut bersifat publik, yang artinya hampir semua orang dapat menyentuh, apalagi memanfaatkannya, baik untuk bermain, maupun untuk hala-hal lain, apalagi ada sebagian orang yang masih memiliki tingkat kesadaran rendah yang tidak menjaga dan memelihara fasilitas publik untuk kepentingan orang banya. thanks.

  6. […] Mandi Bola untuk anak-anak berbahaya? […]

  7. munap said said

    Sharing Yang Bermanfaat….Indahnya Berbagi…

  8. izin posting ke website ane ya

  9. […] Posted by Kautsar pada 6 Februari 2011, source : https://kautsarku.wordpress.com […]

  10. Makasih infonya.. Sangat bermanfaat bagi orangtua..
    Playground di tempat umum, belum tentu aman untuk si kecil.
    Bikin playground di rumah aja yukk.. aman, nyaman, murmerrrr.. (“,)

  11. dwi ratnawati said

    bibit padi bunda sri madrim potensi hasil 20ton / hektar hub saya

  12. nizma_ca55ie said

    ada baiknya kita merogoh kocek dalam untuk anak-anak (untuk anak saya kelak saya akan usahakan membeli sendiri) daripada beresiko tinggi jika bermain di area umum yang belum tentu terjamin kebersihan dan keamanannya sekalipun misalnya tempat arena permainan anak-anak tersebut terkenal. berhati-hati jauh lebih baik daripada menanggung resiko yang tak terduga. be carefull for all mother, take care of your kids.

  13. Popok Bayi said

    Waduh ngeri juga ya, kalau saya, setelah mengetahui berita-berita seperti ini, mending ngga usah mandi bola, masih banyak permainan yang lain..Makasih infonya..

  14. ela said

    haduhh.. ga akan deh sama bawa ponakan mandi bola lagi

  15. haliza mutmainnah said

    hati hati jika maandi bola pilih plih dulu yaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: