Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

  • Bookmark & Enjoy

    Bookmark and Share
  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Bergabunglah dengan 328 pengikut lainnya

  • Follow Kautsar on WordPress.com
  • Al Qur’an Kalamullah

  • Waktu Shalat Hari Ini

  • Radio Online

  • Kautsar’s Blog On Facebook

  • Y!M Status

    : admin1 : admin2
  • Follow | Kautsar On Twitter

  • Didukung Oleh :

  • Anda pendatang ke...

    • 2,030,833 kali
  • HTML hit counter - Quick-counter.net
  • 100 Blog Indonesia Terbaik
  • KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
  • Local Business Directory - BTS Local
  • TopOfBlogs
  • Personal Blogs - Blog Rankings
  • Blog directory
  • Blogger SMA Terbaik Indonesia
  • Top 10
  • Bloggerian Top Hits
  • Submit Blog
  • DigNow.net
  • Statistik

  • Kautsarku.wordpress.com website reputation
  • Taklim

    Tegar Di Atas Sunnah Dimasa Fitnah 02 Mp3

Sebab-sebab Mengantuk Ketika Mendengarkan Khutbah Jum’at

Posted by Kautsar pada 18 Maret 2011

Mengantuk adalah tabiat pada manusia, mengantuk juga merupakan salah satu sebab menuju tidur, tapi ada saat dimana mengantuk itu seharusnya ditahan dan dijaga agar tidak mengantuk, yaitu salah satunya ketika sedang mendengarkan khutbah jum’at.

Kenapa mengantuk harus ditahan?

Karena bila mengantuk tidak ditahan dan dibiarkan tidur, maka bisa jadi akan membatalkan wudhunya menurut salah satu pendapat Ulama Fiqih, namun bukan di sini pembahasannya, karena terlalu luas untuk membahas tentang itu, mak a insya Allah akan dibahas dalam artikel tersendiri, insya Allah ta’ala.

Dalam tulisan singkat ini, hanya akan kita bahas mengenai sebab-sebab mengantuk ketika mendengarkan khutbah jum’at dan sebab-sebab mengantuk ditinjau dari segi medis/kesehatan. Mari kita pelajari dan semoga bermanfaat.

Sebab-sebab mengantuk ketika mendengarkan khutbah jum’at

1. Tidak ada konsentrasi terhadap materi khutbah yang disampaikan.

Meskipun materi sebagus apapun yang disampaikan khatib, tetap saja seseorang akan mungkin mengantuk karena tidak ada konsentrasi dalam menerima ilmu, ini tidak hanya terjadi ketika di dalam mimbar jumat tapi juga mungkin terjadi di majlis lainnya, seperti di sekolah/kuliah, rapat/pertemuan, maupun taklim.

2. Khatib kurang bersemangat dalam menyampaikan, meskipun materinya bagus dan berbobot.

Padahal disunnahkan dalam berkhotbah, khatib adalah harus dengan bersemangat, meski tidak harus berteriak lantang tapi bagaimana ia menggugah para jamaah agar selalu ingin tahu apa yang disampaikan olehnya dalam khutbahnya. Ada kalanya materi yang disampaikannya adalah materi biasa-biasa saja, tapi ketika ia bisa menyampaikannya dengan bersemangat maka kemungkinan para jamaah mengantuk akan berkurang.

3. Materi yang disampaikan khatib kurang berbobot.

Ini juga salah satu sebab sebagaimana telah saya tulis di atas.

4. Kurang tidur pada malam sebelumnya.

Hal ini sangat mungkin terjadi karena ketika pada malam sebelumnya tidak tidur dan sebelum jumatan pun belum tidur, maka kemungkinan untuk tidur pada orang itu akan semakin besar, apalagi jika disertai dengan khatib yang menyampaikan seperti pada sebab-sebab di atas. Dan akan diperjelas pada penjelasan selanjutnya.

Sebab-sebab mengantuk dari tinjauan medis (Ahli Kesehatan)

Kemudian dari sisi medis tentang sebab-sebab mengantuk, antara lain

1. Adanya tekanan untuk tidur (Adenosine)

Makin lama manusia atau binatang terjaga, makin besar rasa kantuk. Hal ini disebut tekanan untuk tidur. Penelitian mendapati adenosine sebagai pemicu tekanan untuk tidur.

Bahan kimia ini terkumpul selama jam terjaga, yang membantu menstimulasi pola unik di aktivitas otak yang terjadi selama tidur.

“Adenosine dari astrocyte jelas penting dalam menyebabkan tekanan tidur”, kata anggota tim Michael Halassa dari Tufts University School of Medicine di Boston.

Penelitian ini merupakan pertama kali sel non syaraf di otak menunjukkan pengaruh, kata Halassa. Beda dengan neuron, astrocyte tidak memicu tekanan elektrik.

“Penelitian ini dapat untuk memproduksi obat yang lebih baik untuk mendorong rasa mengantuk jika dibutuhkan dan mencegah rasa kantuk jika berbahaya”, kata Merrill Mitler dari National Institute of Neurological Disorders and Stroke.

2. Adanya penyakit dalam tubuh.

Mengantuk adalah sifat alamiah manusia dan binatang. Tubuh manusia memerlukan istirahat tidur untuk memulihkan kondisinya.
Namun demikian, ngantuk yang terlalu sering (meski cukup tidur), seperti ngantuk waktu beraktifitas, maka kemungkinan terdapat kelainan dalam tubuh kita, antara lain karena gejala penyakit gula (diabetes). Namun penyakit ini juga diikuti sering merasa lapar dan haus.
Bila tubuh anda tidak terserang diabetes, maka bila sering kantuk karena kurang gerak atau aktifitas lain yang menarik. Memang obat kantuk ya tidur, kalau dipaksa melek memang jadi puyeng.

3. Kurang beristirahat

Secara fisiologis tubuh kita mempunyai alarm yang dapat mengingatkan bahwa tubuh memerlukan istirahat yang cukup. Apabila tubuh perlu istirahat maka akan memberikan kode dalam bentuk rasa kantuk (mengantuk). Apabila dengan kode mengantuk kemudian kita beristirahat (dengan mencoba tidur), maka setelah bangun tubuh akan terasa segar. Sebab pada saat tidur tubuh akan memanfaatkan zat kelelahan (asam laktat) untuk diolah kembali di dalam hati sebagai cadangan tenaga.

Proses pengolahan kembali zat kelelahan (asam laktat) menjadi cadangan tenaga di dalam hati umumnya terjadi di malam hari antara jam 24.00 sampai dengan jam 02.00. Oleh sebab itu, seyogyanya kita memberikan kesempatan kepada tubuh agar beristirahat terutama pada saat waktu tersebut.

4. Otak kurang oksigen

Mengantuk juga dapat menunjukkan bahwa otak sedang kekurangan oksigen. Oksigen dibutuhkan oleh sel-sel otak untuk melakukan aktifitas rutin sehari-hari. Apabila oksigen yang beredar di darah kurang mencukupi kebutuhan metabolisme dasar, maka otakpun akan kekurangan oksigen. Gejala yang ditunjukkan adalah mengantuk.

5. Kurangnya kadar gula dalam darah

Kadar gula di dalam darah secara normal adalah di atas 80 mg/dl. kekurangan gula di dalam darah bila kadarnya kurang dari 80 mg/dl maka akan menimbulkan gejala mengantuk. Sebab untuk melakukan aktivitas secara normal, maka otak hanya mengandalkan pengiriman gula dari aliran darah. Otak tidak mempunyai kemampuan untuk menyimpan gula sebagai cadangan energy. Akibatnya, apabila kadar gula darah turun di bawah 80 mg/dl, maka tubuh akan memberikan sinyal berupa rasa mengantuk.

6. Kelainan pada mata (myopia/mata minus)

Selanjutnya lensa mata yang mengalami myopia (mata minus), apabila tidak dikoreksi sesuai kebutuhan mata, maka akan menyebabkan mata mudah lelah dan memudahkan mengantuk saat kita sedang membaca.

7. Kekurangan zat besi

Kekurangan zat besi di dalam konsumsi makanan kita akan menyebabkan gangguan pembentukan sel darah merah (eritrosit, hemoglobin). Akibatnya tubuh mengalami anemia. Salah satu fungsi hemoglobin adalah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Apabila alat pengangkutnya kurang maka oksigen yang beredar termasuk yang ke otak akan berkurang. Dengan demikian kekurangan zat besi akan menyebabkan mudah mengantuk.

8. Kekurangan biotin

Kekurangan Biotin juga dapat menyebabkan mengantuk. Biotin adalah vitamin B yang diperlukan untuk metabolisme lemak dan karbohidrat.

Biotin ditemukan dalam berbagai makanan dan sumber yang mengandung banyak biotin adalah hati, ginjal, pankreas, telur, susu, ikan dan kacang-kacangan.

9. Kekurangan vitamin

Kekurangan vitamin ini sangat tidak mungkin terjadi pada orang-orang yang asupan makanannya seimbang. Tetapi mengkonsumsi telur mentah selama beberapa minggu dapat menyebabkan kekurangan biotin karena telur mentah mengandung suatu bahan yang mengikat biotin dalam tubuh sehingga mencegah penyerapannya.

Kekurangan vitamin ini dapat terjadi pada orang-orang yang menerima pemberian makanan secara intravena (infus) dalam waktu yang lama tanpa biotin tambahan.

Ternyata, banyak juga ya sebab-sebab kenapa kita mudah mengantuk, ada bermacam-macam, pada akhirnya, kita bisa menganalisa diri kita sendiri kenapa kita mudah sekali mengantuk saat mendengarkan khutbah, saat di pengajian, saat di sekolah atau kuliah, saat rapat atau pertemuan penting, dan lain sebagainya. Walaupun sudah makan makanan yang bergizi dan berolah raga secara teratur, bisa saja mudah mengantuk, kalau salah satu kemungkinan penyebab mengantuk di atas belum dikoreksi dengan baik.

sumber : dari berbagai sumber.

6 Tanggapan to “Sebab-sebab Mengantuk Ketika Mendengarkan Khutbah Jum’at”

  1. angga SDP said

    haha.. Nice inpo bro

  2. Abu Harun said

    Jazakallahu khoir atas informasinya akhi.

  3. iwan said

    sip,,,ilmunya bertambah neh

  4. nani said

    semoga bermanfaat untuk semua

  5. Jual Crystal X Asli said

    Bagus nih, mudah-mudahan gak ngantukan kalo denger khotbah jumat😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: