Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

  • Bookmark & Enjoy

    Bookmark and Share
  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Bergabunglah dengan 328 pengikut lainnya

  • Follow Kautsar on WordPress.com
  • Al Qur’an Kalamullah

  • Waktu Shalat Hari Ini

  • Radio Online

  • Kautsar’s Blog On Facebook

  • Y!M Status

    : admin1 : admin2
  • Follow | Kautsar On Twitter

  • Didukung Oleh :

  • Anda pendatang ke...

    • 2,031,073 kali
  • HTML hit counter - Quick-counter.net
  • 100 Blog Indonesia Terbaik
  • KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
  • Local Business Directory - BTS Local
  • TopOfBlogs
  • Personal Blogs - Blog Rankings
  • Blog directory
  • Blogger SMA Terbaik Indonesia
  • Top 10
  • Bloggerian Top Hits
  • Submit Blog
  • DigNow.net
  • Statistik

  • Kautsarku.wordpress.com website reputation
  • Taklim

    Tegar Di Atas Sunnah Dimasa Fitnah 02 Mp3

[Risalah Ringkas Seputar Tuntunan Pengerjaan Shalat ‘Iedul Fithri dan ‘Iedul Adha] : Beberapa Amalan yang Makruh dan Menyelisihi Sunnah Pada Pengerjaan Shalat ‘Ied

Posted by Abahnya Kautsar pada 15 Agustus 2012

Beberapa amalan yang makruh dan menyelisihi sunnah pada pengerjaan shalat ‘Ied.

  • Mengerjakan shalat qabliyah dan ba’diyah menyertai shalat ‘Ied
  • Adzan dan Iqamah sebelum Shalat ‘Ied
  • Ucapan: Ash-Shalat al-Jaami’ah dan semisalnya
  • Shalat dua raka’at secara khusus dimalam ‘Ied. Adapun hadits-hadits yang menyebutkan tentang shalat malam ‘Ied adalah hadits-hadits yang maudhu` (palsu) dan sangat dha’if.
  • Mendahulukan khutbah sebelum pengerjaan shalat ‘Ied
  • Mengadakan mimbar untuk khutbah ‘Ied.
  • Mengerjakan shalat ‘Ied di masjid tanpa adanya udzur.
  • Meninggalkan shalat ‘Ied dibelakang seorang yang dianggap ahli bid’ah (namun tidak sampai pada kekufuran).
  • Mengerjakan shalat ‘Ied di lapangan yang kecil/sedikit menampung jama’ah, sementara ada lapangan/mushalla terdekat yang dapat menampung banyak jama’ah.
  • Mendirikan mushalla ‘Ied atas dasar hawa nafsu dan tahazzub (fanatisme kelompok), sementara dijumpai mushalla ‘Ied kaum muslimin.
  • Menempatkan shaf laki-laki bergantian dengan shaf wanita, atau shaf laki-laki sejajar dengan shaf wanita.
  • Keluarnya wanita dengan bertabarruj (berhias) yang tidak syar’i.
  • Bersenda gurau ketika khutbah ‘Ied.

 

Ditulis oleh:
Abu Zakariya Abdurrahman Rizq

al-Madrasah al-Atsariyah
Villa Nusa Indah II – Bekasi
Pusat Dakwah Daar el-Salam

Sumber artikel : http://salafivilla.blogspot.com/

Artikel Lainnya:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: