Ditulis oleh abukautsar di/pada 4 Juli, 2008
Adab-Adab Bertamu
Allah ta’ala berfirman : “ Dan apakah telah sampai kepadamu – kisah – tamu mulia Nabi Ibrahim ‘alaihis salam. Ketika mereka masuk menjumpai beliau seraya mengucapkan salam. Ibrahim emnjawab : Salam bagi kalian wahai kaum yang tidak saya kenali . Maka beliaupun bergegas menjumpai keluarganya, kemudian datang dengan hidangan anak sapi yang gemuk. Lalu menyuguhkannya kepada mereka, dan beliau mengatakan : Tidakkah kalian memakannya ? “ (Adz-Dzariyat : 24 – 27)
Dan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka janganlah dia menyakiti tetangganya, barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tmaunya. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya dia berkata yang baik atau diam “
Diantara adab-adab bertamu: Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Adab Islami, Artikel Islami | Tidak ada komentar »
Ditulis oleh abukautsar di/pada 4 Juli, 2008
Adab-Adab Ziarah
Allah ta’ala berifrman :
ﮬ ﮭ ﮮ ﮯ ﮰ ﮱ ﯓ ﯔ ﯕ ﯖ ﯗ ﯘ ﯙ ﯚﯛ ﯜ ﯝ ﯞ ﯟ ﯠ ﯡ ﯢ ﯣ ﯤ ﯥ ﯦ ﯧ ﯨﯩ ﯪ ﯫ ﯬﯭ ﯮ ﯯ ﯰ ﯱ ﯲ ﯳﯴ ﯵ ﯶ ﯷ ﯸ ﯹﯺ ﯻ ﯼ ﯽ ﯾ ﯿﰀ ﰁ ﰂ ﰃ
“ Wahai orang-orang yang beriman, hendaknya para budak kalian meminta izin kepada kalian demikian juga mereka yang belum mencapai akil baligh. Meminta izin sebanyak tiga kali sebelum shalat shubuh, ketika kalian menanggalkan pakaian kalian pada waktu siang hari dan setelah shalat isya’ “
(An-Nur : 58 )
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda :
“ Bahwa seseorang menziarahi saudaranya yang berada di desa yang berlainan. Lalu Allah Ta’ala mengirim satu malaikatnya menunggunya di jalan yang akan dilewatinya. Ketika dia datang mendekati malaikat tersebut, malaikat tersebut bertanya : Hendak kemanakah engkau ? Dia menjawab : Saya hendak menjumpai saudaraku di desa ini.
Malaikat itu berkata : Apakah saudaramu itu telah memberimu suatu nikmat yang hendak engkau balas ?
Orang itu menjawab : Tidak, selain saya sesungguhnya mencintainya karena Allah ‘azza wajalla.
Malaikat itu berkata : Sesungguhnya saya adalah utusan Allah untukmu, menyampaikan bahwa Allah telah mencintaimu sebagaimana engkau mencintai saudaramu karena-Nya.
Beberapa Adab Ziarah:
- Ziarah diselain tiga waktu yang disebutkan pada ayat Al-Isti’dzan Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Adab Islami, Artikel Islami | Tidak ada komentar »
Ditulis oleh abukautsar di/pada 4 Juli, 2008
Adab-Adab Ketika Berjumpa
- Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “ Salinglah kalian berjabat tangan, dengan begitu akan menghilangkan perasaan benci, dan salinglah kalian menghadiahi niscaya kalian akan slaing mencintai dan akan menghilangkan perasaan dendam “
- Dan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “ Tidaklah dua orang muslim yang slaing berjumpa, kemudian keduanya saling berjabat tangan kecuali keduanya akan diampuni sebelum mereka berpisah “
Beberapa Adab ketika berjumpa :
- Disenangi untuk saling berjabat tangan Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Adab Islami, Artikel Islami | Tidak ada komentar »
Ditulis oleh abukautsar di/pada 4 Juli, 2008
Adab-Adab Meminta Izin
Allah ta’ala berfirman :
ﯯ ﯰ ﯱ ﯲ ﯳ ﯴ ﯵ ﯶ ﯷ ﯸ
“ Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian masuk kedalam rumah selain rumah kalian hingga kalian meminta izin “( An-Nuur :27)
Allah ta’ala berfirman :
ﮬ ﮭ ﮮ ﮯ ﮰ ﮱ ﯓ ﯔ ﯕ ﯖ ﯗ ﯘ
“ Wahai orang-orang yang beriman, hendaknya para budak kalian dan juga anak-anak yang belum balgh memninta izin kepada kalian “( An-Nuur : 5
Allah ta’ala berfirman :
ﭑ ﭒ ﭓ ﭔ ﭕ ﭖ
“ Dan apabila anak-anak kalian telah baligh hendaknya mereka meminta izin “( An-Nuur : 59)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya meminta izin itu agar menjaga pandangan” Muttafaq ‘alaihi
Diantara adab-adab meminta izin : Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Adab Islami, Artikel Islami | Tidak ada komentar »
Ditulis oleh abukautsar di/pada 16 Juni, 2008
17. Boleh memberi salam kepada orang yang sedang membeca Al-Qur`an dan wajib untuk menjawabnya.
Memberi salam kepada orang yang sedang disibukan dengan membeca Al-Qur`an sebagian ulama melarangnya dan sebagian yang lain membolehkannya. Yang benar adalah pendapat yang membolehkannya. Karena tidak ada dalil yang dapat mengeluarkan seseorang yang sedang membaca Al-Qur`an dari keumuman nash-nash syara’ yang menganjurkan untuk menyebar salam dan yang menunjukkan wajibnya membalas salam.
Seseorang yang sedang menyibukkan dirinya dengan dzikir yang paling tinggi nilainya yakni membaca Al-Qur`an, buka penghalang baginya untuk tidak diberi salam dan wjaibnya membalas salam tersebut juga tetap wajib waginya
Al-Lajnah Ad-Daimah menyatakan dalam slaah satu fatwa pada sebuah pertanyaan : Bolehnya seorang yangmembaca Al-Qur`an untuk memulai salam dan wajib baginya untuk menjawab salam. Dikarenakan tidak ada satupun dalil syar’I yang shahih yang melarang hal itu. Dan hukum asalhnya adalah berpegang dengan keumuman dalil yang mensyariatkan memulai salam dan wajibnya membalas salam kepada seseorang yang mengucapkan salam hingga ada dalil yangmengkhususkan hal itu Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Adab Islami, Artikel Islami | Tidak ada komentar »
Ditulis oleh abukautsar di/pada 16 Juni, 2008
9. Mengucapkan salam kepada wanita yang bukan mahram atau wanita asing.
Sebagian ulama melarang seorang laki-laki memberikan salam kepada wanita asing dan sebagian membolehkannya jika dipercaya aman dari fitnah. Sebagian ulama memberikan penjelasan lebih rinci berkaitan dengan perkara ini: Apabila wanita asing tersebut adalah seorang wanita muda dan cantik maka ini tidak diperbolehkan, akan tetapi jika kepada wanita yang sudah tua maka itu diperbolehkan.
Inilah pendapat yang dikemukakan oleh Imam Ahmad. Shaleh berkata, “Saya bertanya kepada ayahku: “Bolehkan memberikan salam kepada perempuan?”, maka beliau menjawab: “Adapun jika ia seorang wanita yang tua, maka itu dibolehkan dan jika ia seorang anak muda maka janganlah kamu berbicara dengannya”.
Ibnul Qayyim memberi klarfikasi seputar permasalahan ini, yaitu emberi salam kepada wanita yang telah tua, wanita-wanita mahram dan selain mereka dan inilah pendapat yang terpilih. Sementara alasan larangan sudah jelas, yaitu untuk menutupi jalan-jalan yang akan mengarahkan kepada perbuatan maksiat dan dikhawatirkan terjadinya fitnah”. Sedangkan yang diriwayatkan dari sahabat semuanya terindikasi aman dari fitnah. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Adab Islami, Artikel Islami | Tidak ada komentar »
Ditulis oleh abukautsar di/pada 16 Juni, 2008
Adab-Adab Memberikan Salam
Allah berfirman :
ﯯ ﯰ ﯱ ﯲ ﯳ ﯴ ﯵ ﯶ ﯷ ﯸ ﯹ ﯺ ﯻ
“ Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian masung kedalam selain rumah kalian, hingga kalian meminta izin dan mengucapkan salam kepada penghuninya “ ( An-Nur : 27 ).
Allah berfirman :
ﯝ ﯞ ﯟ ﯠ ﯡ ﯢ ﯣ ﯤ ﯥ ﯦ ﯧ ﯨ
“ Dan apabila kalian masuk kedalam rumah, maka ucapkanlah salam kepada tiri kalian, salam dari Allah yang penuh berkah dan baik “ ( An-Nur 61 ).
Allah berfirman :
ﯿ ﰀ ﰁ ﰂ ﰃ ﰄ ﰅ ﰆﰇ ﰈ ﰉ ﰊ ﰋ ﰌ ﰍ ﰎ
“ Dan apabila kalian disalami, maka jawablah dengan ucapan slaam yang lebih baik atau balasnya dengan salam yang semisalnya. Sesungguhnya Allah akan menghitung sgala sesuatu “ (An-Nisaa’ :26 ).
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :”Allah telah menciptakan Adam dengan tinggi 60 hasta, kemudian berfirman :”Pergilah kamu, berikan salam kepada para malaikat dan dengarkan jawaban mereka atas salam engkau. Salammu dan salam seluruh anak keturunanmu. Maka Adam berkata :”Asalamu’alaikum!” Para malaikat menjawab :”Assalamu’alaika wa rahmatullah!”. Para Malaikat menambahkan kalimat rahmatullah… al-hadits.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :”Kalian tidak akan masuk kedalam Surga hingga kalian beriman, dan tidaklah kalian dikatakan beriman hingga kalian saling mencintai. Ketahuilah, aku akan memberitahukan kepada kalilan sesuatu yang apabila kalian melakukannya niscaya kalian akan saling mencintai. Yaitu tebarkanlah salam diantara kalian.”
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :”Hak muslim atas muslim lainnya ada enam.” Ditanyakan kepada beliau :”Apa itu ya Rasulullah ?” Beliau menjawab :”Apabila kalian bertemu dengan muslim yang lain, maka ucapkan salam kepadanya …” al-hadits.
Di antara adab-adab mengucapkan salam : Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Adab Islami, Artikel Islami | Tidak ada komentar »
Ditulis oleh abukautsar di/pada 16 Juni, 2008
17. Batasan yang disukai dalam mengkhatamkan Al-Qur`an.
Kebiasaan ulama salaf telah berbeda didalam memberi batasan penghitungan waktu mengkhatamkan Al-Qur`an. Diantara mereka ada yang menghatamkan Al-Qur`an selama dua bulan, sebulan, sepuluh malam, seminngu, dan inilah yang paling banyak dilakukan. Imam Nawawi mengatakan dalam Al-Adzkar, “Dan diantara mereka ada yang menghatamkan Al-Qur`an kurang dari tiga hari. Dan diantara mereka juga ada yang menghatamkan Al-Qur`an pada setiap malam jum’at. Dalam hal ini telah ada kisah yang sangat masyhur dari Abdullah bin Amr radhiallahu ‘anhuma, beliau berkata:” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda kepadaku, “Bacalah Al-Qur`an itu pada satu bulan.” Aku berkata :”Sesungguhnyaa saya mampu kurang dari itu (sebulan).” sehingga beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam besabda:”Maka bacalah Al-Qur`an itu dalam satu minggu, dan janganlah kurang dari seminggu itu.”
Maka sebagian dari mereka menjadikan satu minggu itu sebagai batasan yang paling minimal untuk menghatamkan Al-Qur`an. Dan sebagian dari (para ulama) menjadikan tiga hari sebagai batasan tercepat dalam menghatamkan Al-Qur`an berdasarkan hadits yang telah diriwayatkan oleh Abu Daud dan selainnya dari Abdullah bin Amr radhiallahu ‘anhuma t, bahwasannya beliau berkata : ”Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku :”Bacalah Al-Qur`an itu pada satu bulan”. Kemudian Abdullah bin Amr berkata :”Sesungguhnya aku bisa lebih kuat dari itu.” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :”Bacalah olehmu pada tiga hari.” Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Adab Islami, Artikel Islami | Tidak ada komentar »
Ditulis oleh abukautsar di/pada 16 Juni, 2008
11. Merupakan sunnah, membaca isti’adzah dan basmalah ketika memulai membaca Al-Qur`an.
Termasuk sunnah, membaca isti’adzah (ta’awwudz) sebelum membaca Al-Qur`an sebagaimana firman Allah :
ﮝ ﮞ ﮟ ﮠ ﮡ ﮢ ﮣ ﮤ
” Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk.” (An-Nahl : 98).
Juga dari hadits yang diriwayatkan Abu Said al Khudri yang mengatakan: ” Apabila Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdiri untuk shalat malam, beliau bertakbir kemudian membaca :
(Maha Suci Engkau, ya Allah, segala puji bagimu, maha suci namaMu, maha tinggi keagunganMu, dan tiada ilah selainMu). Kemudian membaca : (Tiada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau) sebanyak tiga kali, kemudian membaca : (Allah Maha Besar) tiga kali, kemudian membaca: (Aku berlindung kepada Allah yang maha mendengar lagi maha mengetahui dari syetan yang terkutuk, dari godaannya, dari kesombongannya, dan pengaruhnya) kemudian baru membaca surah (Al-Qur`an).
Dari ayat dan hadits diatas dapatlah kita ketahui dua sighat al-isti’adzah, yaitu: Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Adab Islami, Artikel Islami | Tidak ada komentar »
Ditulis oleh abukautsar di/pada 16 Juni, 2008
- Janganlah anda mengatakan : Saya telah lupa – ayat atau surah Al-Qur`an – akan tetapi katakanlah : Saya telah terlupakan, terjatuh hafalanku atau dilupakan.
Dalil akan hal itu, ada pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ummul Mukminin Aisyah –radhiallahu ‘anha -, beliau berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mendengar seseorang yang membaca sebuah surah didalam Al-Qur`an pada waktu malam, lalu beliau bersabda : “ Semoga Allah merahmatinya, sungguh dia telah mengingatkan aku akan ayat ini dan ayat ini, yang sebelumnya saya telah terlupakan bahwa ayat tersebut berada pada surah ini dan surah ini “. Pada riwayat Muslim lainnya : “… Sungguh dia telah mengingatkan aku sebuah ayat yang saya telah jatuhkan penyebutannya dari surah ini dan surah ini “
Dan pada hadits Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “ alangkah buruknya seseorang diantara mereka yang mengatakan : Saya telah lupa ayat ini dan ayat ini, tetapi sesungguhnya dia telah terlupakan “.
An-Nawawi mengatakan: “Pada hadits tersebut, menunjukkan tercelanya perkataan : lupa akan ayat ini, dan celaan ini sifatnya suatu yang makruh, dan perkataan : saya terlupakan bukan suatu yang tercela. Adapun larangan mengatakan : saya lupa ayat ini , dikarenakan mengandung sikap memudah-mudahkan dan melailaikan ayat-ayat tersebut. Allah ta’ala berfirman:
“Dan ayat-ayat Kami telah datang kepada-mu lalu kamu melupakannya “
Al-Qadhli ‘Iyadh mengatakan: “Penafsiran yang paling tepat terhadap hadits tersebut bahwa maknanya adalah celaan yang ditujukan pada keadaan sipengucap, bukan pada ucapannya, yakni saya lupa keadaan tersebut, keadaan dalam mengahafal Al-Qur`an lalu diapun lalai hingga melupakannya “
Masalah : Apakah hukum seseorang yang menghafal satu bagian dari Al-Qur`an lantas dia melupakannya ? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Adab Islami, Artikel Islami | Tidak ada komentar »