Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

  • Bookmark & Enjoy

    Bookmark and Share
  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Bergabunglah dengan 328 pengikut lainnya

  • Follow Kautsar on WordPress.com
  • Al Qur’an Kalamullah

  • Waktu Shalat Hari Ini

  • Radio Online

  • Kautsar’s Blog On Facebook

  • Y!M Status

    : admin1 : admin2
  • Follow | Kautsar On Twitter

  • Didukung Oleh :

  • Anda pendatang ke...

    • 2,027,109 kali
  • HTML hit counter - Quick-counter.net
  • 100 Blog Indonesia Terbaik
  • KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
  • Local Business Directory - BTS Local
  • TopOfBlogs
  • Personal Blogs - Blog Rankings
  • Blog directory
  • Blogger SMA Terbaik Indonesia
  • Top 10
  • Bloggerian Top Hits
  • Submit Blog
  • DigNow.net
  • Statistik

  • Kautsarku.wordpress.com website reputation
  • Taklim

    Tegar Di Atas Sunnah Dimasa Fitnah 02 Mp3

Bolehnya Mengakhirkan Shalat Sunnah Qabliyyah Shubuh

Posted by Kautsar pada 23 Desember 2010

Pertanyaan :

Apabila kita ingin shalat sunnah qabliyyah shubuh tetapi kita dapati jamaah sudah shalat (shubuh), bolehkah kita mengakhirkannya?

Dijawab Oleh Al Ustadz Abu Abdillah -hafizhahullah-:

Apabila kita ketinggalan shalat shalat sunnah qabliyah shubuh yang kita belum sempat melaksanakannya dan kita dapati jamaah telah melaksanakan shalat shubuh berjamaah.

Apabila karena udzur seperti misalnya terlambat bangun tidak ada yang  membangunkan atau karena terlambat karena antrian di kamar mandi / wc, maka disyariatkan (disunnahkan) dia untuk meng-qadha’ (mengakhirkan) yang mana dia bisa meng-qadha’-nya, meskipun waktu yang terlarang setelah dia shalat berjamaah setelah dia berdzikir dan kemudian meng-qadha’ meskitpun waktu itu adalah waktu yang terlarang maka tidak mengapa menurut pendapat yang rajih (lebih kuat) dari kalangan ahlul ilmi.

Akan tetapi kalau dia mengakhirkan qadha’nya sampai tingginya matahari sekitar 15 menit setelah terbitnya matahari yaitu masuknya waktu dhuha, maka itu ahsan/lebih baik.

Yang jelas kedua-duanya baik..

Wallahu a’lam.

Disalin dari transkrip Sesi Tanya Jawab Dars Ba’da Maghrib, bersama Al Ustadz Abu Abdillah Muhammad Al Makassari hafizhahullah di Ma’had Minhajussunnah beberapa tahun yang lalu, catatan transkrip asli ada pada penulis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: